- Danar Ananta Anullah, Kepala SPPG di Situbondo, tidak menerima gaji selama empat bulan akibat kendala kelengkapan dokumen administrasi.
- Masalah administratif serupa dialami ratusan kepala SPPG di seluruh Indonesia selama proses peralihan status menjadi pegawai PPPK.
- Perbaikan berkas telah dilakukan dan kini menunggu penerbitan Nomor Induk Pegawai oleh Badan Kepegawaian Negara untuk penyelesaiannya.
SuaraJatim.id - Danar Ananta Anullah, Kepala SPPG Mimbaan 002 di Kecamatan Panji, Situbondo, tidak menerima gaji selama empat bulan terakhir.
Sejak Februari hingga Mei 2026, tak sepeser pun gaji mampir ke rekeningnya. Untuk menyambung hidup dan memastikan dapur di rumahnya tetap mengepul, Danar terpaksa bersandar pada tabungan sang istri.
"Selama empat bulan ini, untuk kebutuhan sehari-hari, saya menggunakan uang tabungan istri," ungkap Danar, Selasa (21/5/2026).
Masalah yang melilit Danar bukanlah soal ketiadaan anggaran di pusat, melainkan persoalan kelengkapan berkas.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Situbondo, M. Haikal Rizky, menjelaskan bahwa kemacetan gaji ini berakar pada proses peralihan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurut Haikal, Danar dianggap tidak melengkapi dokumen yang diperlukan saat tes PPPK.
"Ini kesalahan administrasi perorangan. Yang bersangkutan tidak melengkapi berkas dan sebenarnya sudah sering kali diingatkan," tegas Haikal.
Namun, Danar tidak sendirian dalam masalah ini. Kasus yang dialaminya rupanya hanyalah puncak gunung es dari karut-marut administrasi di tingkat nasional.
Tercatat ada sekitar seratusan Kepala SPPG di seluruh Nusantara yang mengalami nasib serupa, bekerja dalam ketidakpastian tanpa upah yang jelas.
Rasa frustrasi akhirnya memuncak. Merasa hak-haknya terabaikan meski tetap melakukan kewajiban, Danar memutuskan untuk tidak masuk kantor selama hampir sebulan terakhir.
Baca Juga: Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah
"Sudah hampir sebulan saya tidak masuk kerja karena tidak digaji, tapi saya tetap melakukan absen," tuturnya.
Langkah ini menjadi bentuk protes diam atas situasi yang membingungkan baginya. Di satu sisi, ia diminta profesional, di sisi lain, kebutuhan dasarnya terabaikan.
Kabar baiknya, titik terang mulai tampak. Berkas-berkas yang sempat "nyangkut" dikabarkan telah diperbaiki dan dikomunikasikan dengan bagian SDM Badan Gizi Nasional pusat.
Kini, nasib Danar dan ratusan sejawatnya berada di tangan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Haikal berharap proses ini segera tuntas agar ekosistem pelayanan gizi kembali sehat.
"Sudah kami sampaikan agar ada komunikasi intensif dengan tim administrasi di pusat, karena semua Kepala SPPG ini digaji langsung oleh BGN Pusat," tambah Haikal. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Bikin Panik! Pria Tiba-tiba Terjun ke Semak Sungai di Situbondo Saat Dibonceng Ayah
-
Kas Daerah Situbondo Rp50 Miliar Mendadak Dialihkan ke BTN, DPRD Mulai Cium Aroma Misteri
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Pohon Raksasa Tiba-tiba Roboh Menutup Jalur Suboh-Bondowoso
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Nenek Nanik Ditemukan Membeku di Kubangan Lumpur Mojokerto Bersama Tas Penuh Uang
-
RM Padang di Tulungagun Ludes Dilalap Api Saat Pemilik Terlelap, Rugi Rp250 Juta
-
Gudang Bank Sampah di Jombang Ludes Terbakar
-
Jatim Raih 8 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Gubernur Khofifah: Wujudkan Ekonomi Syariah
-
Aksi Nekat Masuk Kolong Truk: Drama Pelarian Napi Lapas Madiun Berakhir di Pati