- Gudang Bank Sampah Makmur Karya Mandiri di Desa Mojowarno, Jombang, terbakar pada Selasa malam, 7 Juli 2026.
- Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di area TPS-3R yang merambat liar ke bangunan gudang.
- Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah berjibaku selama satu jam untuk mencegah perluasan ke pemukiman warga.
SuaraJatim.id - Langit malam di Desa Mojowarno, Jombang, mendadak berubah warna. Semburat merah yang mencekam menggantikan gelapnya malam saat api raksasa melalap Gudang Bank Sampah Makmur Karya Mandiri pada Selasa malam (7/7/2026).
Peristiwa yang terjadi begitu cepat ini menyisakan ironi mendalam. Kobaran api yang menghanguskan pusat pengelolaan limbah tersebut diduga justru dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di area TPS-3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang berada tepat di sebelahnya.
Saksi mata melihat kepulan asap tebal membubung tinggi sebelum akhirnya lidah api menjilat bangunan gudang. Material sampah yang kering dan mudah terbakar di lokasi membuat si jago merah dengan cepat menggulung seluruh area, menciptakan pemandangan mengerikan di tengah pemukiman warga.
"Api diduga berasal dari pembakaran sampah di TPS 3R," ujar Evan Priyanto, Koordinator Pos Damkar Ngoro Jombang, dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Niat awal untuk memusnahkan tumpukan sampah melalui pembakaran kecil justru berujung petaka. Api yang awalnya sepele merambat liar, melompati batas bangunan, hingga mengonversi gudang Bank Sampah menjadi abu dalam hitungan jam.
Menerima laporan darurat, tim pemadam kebakaran dari Pos Ngoro langsung menerjunkan kekuatan penuh. Dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu truk tangki penyuplai air dikerahkan untuk memutus rantai api agar tidak merambat lebih luas ke pemukiman warga.
Suasana mencekam menyelimuti proses pemadaman. Petugas harus berjibaku menembus panasnya suhu dan pekatnya asap selama satu jam penuh.
Dengan perjuangan keras, tim akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan memastikan tidak ada api yang tersisa di tumpukan material sampah.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil. Bangunan utama dan gunungan material sampah yang memiliki nilai ekonomis dipastikan ludes tak bersisa.
Baca Juga: Baru 5 Menit Ngobrol, Pria di Jombang Tewas Mendadak di Samping Teman Wanitanya
"Kami masih melakukan konfirmasi kepada pengelola terkait total kerugian. Fokus utama kami tadi adalah lokalisir api agar tidak menjalar," tambah Evan.
Berita Terkait
-
Baru 5 Menit Ngobrol, Pria di Jombang Tewas Mendadak di Samping Teman Wanitanya
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
Terhempas Jalan Bergelombang, Pemuda Bangkalan Tewas Terseret Truk 200 Meter di Jombang
-
Sandiwara Kursi Roda Kakak: Jadi Tersangka Pembunuh Adik di Jombang, Mendadak Lumpuh Saat Diperiksa
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jatim Raih 8 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Gubernur Khofifah: Wujudkan Ekonomi Syariah
-
Aksi Nekat Masuk Kolong Truk: Drama Pelarian Napi Lapas Madiun Berakhir di Pati
-
Skandal Mahasiswi Bangkalan Buang Bayi Hasil Cinta Terlarang
-
Kecelakaan Maut di Lampu Merah Pandaan: Kontainer Blong Sapu Antrean Motor, 3 Nyawa Melayang
-
Gubernur Khofifah & Pangdam V/Brawijaya Lepas Karnaval Budaya di Bangkalan: Bakti TNI untuk Negeri