- Irfan Ramadani, pemuda asal Bangkalan, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Mojoagung, Jombang, pada Sabtu (20/6/2026) dini hari.
- Korban kehilangan kendali sepeda motornya setelah melintasi kondisi jalan yang tidak rata dan bergelombang di Jalan Raya Bendorangkang.
- Tubuh korban terlindas truk setelah terjatuh, dan pihak Satlantas Polres Jombang kini sedang mendalami penyebab pasti peristiwa tragis tersebut.
SuaraJatim.id - Perjalanan pulang berubah menjadi mimpi buruk yang tak terlukiskan bagi seorang pemuda bernama Irfan Ramadani, Sabtu (20/6/2026), sekitar pukul 01.30 WIB.
Irfan (20), warga Blega, Bangkalan, tengah memacu Yamaha Vega R-nya menyusuri jalur utama Surabaya menuju Jombang.
Namun, di tengah kegelapan malam, ia tak menyadari ada aspal yang tidak rata dan bergelombang di Jalan Raya Bendorangkang, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang.
Saksi mata sekaligus sopir truk Isuzu Tronton, Miftakhul Khoir (38), menceritakan momen mencekam tersebut. Menurutnya, korban saat itu tengah berupaya mendahului kendaraan di depannya. Namun, motor korban mendadak oleng setelah menghantam gundukan jalan yang bergelombang.
"Diduga korban melintasi jalan yang bergelombang sehingga oleng dan terjatuh," ungkap Miftakhul dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Nahas, saat motor itu terhempas ke arah kiri, posisi Irfan tepat berada di bawah kolong truk Wing Box yang dikemudikan Miftakhul. Tanpa sempat menghindar, tubuh pemuda malang itu terlindas ban truk besar tersebut.
Kengerian tidak berhenti di situ. Karena beratnya beban kendaraan dan kecepatan di jalur terbuka, motor korban tidak langsung berhenti.
Kendaraan roda dua itu terjepit dan terseret di bawah badan truk sejauh hampir 200 meter sebelum akhirnya kendaraan raksasa itu benar-benar berhenti.
Irfan dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya. Sementara itu, sopir truk tidak mengalami luka fisik, namun harus berhadapan dengan proses hukum yang kini tengah berjalan.
Baca Juga: Gagal Menyalip Berujung Adu Banteng Lawan Trailer: Pemuda 18 Tahun Tewas di Jalur Ngawi-Solo
Tak lama setelah kejadian, Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang segera tiba untuk mengamankan lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan kejadian tragis yang merenggut nyawa pemuda Madura tersebut.
"Penyebab pasti kecelakaan yang menelan korban jiwa ini masih kita dalami," ujar Ipda Siswanto singkat.
Penyidik kini tengah meneliti berbagai faktor, mulai dari kondisi penerangan jalan, kelayakan kendaraan, hingga masalah aspal bergelombang yang diduga kuat menjadi pemicu hilangnya keseimbangan korban.
Berita Terkait
-
Gagal Menyalip Berujung Adu Banteng Lawan Trailer: Pemuda 18 Tahun Tewas di Jalur Ngawi-Solo
-
Satu Nyawa Melayang: Tragedi Berdarah di Malam Puncak HUT Persebaya
-
Malam Kelam di Tuban: N-Max Oleng Hantam Pohon, Dua Remaja Tewas Diterjang Tronton
-
Sandiwara Kursi Roda Kakak: Jadi Tersangka Pembunuh Adik di Jombang, Mendadak Lumpuh Saat Diperiksa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub
-
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan