- Seorang pelajar berinisial GA tewas dibacok orang tidak dikenal saat mencoba melerai pengeroyokan di Surabaya, Kamis (18/6/2026).
- Insiden berdarah terjadi saat perayaan HUT ke-99 Persebaya di sekitar kawasan Jalan Sumatera yang memicu keributan suporter.
- Polrestabes Surabaya sedang melakukan penyelidikan mendalam melalui rekaman CCTV guna mengungkap identitas pelaku pembacokan terhadap korban tersebut.
SuaraJatim.id - Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-99 Persebaya pada Kamis (18/6/2026) dini hari justru berubah menjadi mimpi buruk bagi keluarga GA (17).
GA, seorang pelajar kelas 2 SMA asal Surabaya, harus meregang nyawa di tangan orang tak dikenal (OTK). Dia kehilangan nyawa saat mencoba melerai pengeroyokan.
GA berangkat menuju Gelora 10 Nopember Tambaksari bersama saudara kandungnya, D. Mereka ingin menjadi bagian dari euforia ribuan suporter yang merayakan sejarah klub kebanggaan warga Kota Pahlawan.
Di tengah kerumunan, gesekan antaroknum suporter pecah. Saat keributan memanas, GA melihat seseorang tengah dikeroyok secara brutal.
Tanpa pikir panjang, jiwa pelindungnya muncul. Ia merangsek masuk ke tengah kekacauan, mencoba menyelamatkan korban dari amukan massa. Niat baik GA justru berbalas sabetan senjata tajam yang bersarang di tubuhnya.
“Ada yang bikin kisruh. Adik saya ini mau membela, dia tidak ikut kisruh. Niatnya mau melerai, tapi malah dia yang jadi sasaran pembacokan,” ujar Sonya Cantika, kakak korban, dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dalam kondisi bersimbah darah, GA dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Surabaya (Ubaya). Selama beberapa jam, tim medis berupaya keras menyelamatkan nyawa pemuda malang tersebut.
Namun takdir berkata lain. GA mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit, meninggalkan duka yang teramat dalam bagi keluarga dan rekan-rekannya.
Selain GA, salah satu rekannya berinisial B juga menjadi korban luka bacok dan kini masih dalam perawatan intensif. Jenazah GA kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani visum guna melengkapi laporan kepolisian.
Baca Juga: GrabCar Plus dan GrabCar Premium di Surabaya Hadirkan Layanan Perjalanan Nyaman serta Eksklusif
Tragedi ini langsung memicu reaksi cepat dari aparat penegak hukum. Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Hadi Ismanto, menegaskan bahwa pihaknya tengah bekerja keras mengungkap siapa pelaku di balik aksi keji ini.
"Kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Berbagai rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian di Jalan Sumatera sudah kami telusuri untuk mengidentifikasi pelaku," tegas Kompol Hadi.
Berita Terkait
-
GrabCar Plus dan GrabCar Premium di Surabaya Hadirkan Layanan Perjalanan Nyaman serta Eksklusif
-
Aku Wis Ijo! Ramadhan Sananta Resmi Jadi Ujung Tombak Baru Persebaya
-
Barisan Mahasiswa Pecah, Kobaran Api di Depan Grahadi Jadi Penutup Aksi
-
Ribuan Mahasiswa Surabaya Kepung Grahadi, Desak Penghentian MBG
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek
-
Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri
-
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Pekerja Aspal Terguling Hantam Rumah di Ngawi: 1 Tewas, 7 Terpental
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Tim DVI Polda Jatim Kantongi 76 Data Ante Mortem
-
Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya