- Tim DVI Polda Jatim mengumpulkan 76 data ante mortem dan 42 sampel DNA korban KM Virgo Transport 8 hingga Jumat, 18 September 2026.
- Proses rekonsiliasi dan pencocokan profil biologis korban di Posko Tanjung Perak Surabaya dilakukan sesuai standar operasional prosedur Interpol.
- Kepolisian mengimbau keluarga korban untuk mendatangi posko siaga 24 jam dengan membawa dokumen serta rekam medis pendukung.
SuaraJatim.id - Upaya identifikasi terhadap para korban kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terus dikebut. Hingga Jumat (18/9/2026), Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur telah mengantongi sebanyak 76 data ante mortem dari pihak keluarga dan kerabat korban.
Guna mempercepat proses identifikasi ilmiah berakurasi tinggi, tim medis forensik juga telah mengambil 42 sampel asam deoksiribonukleat (DNA) dari keluarga inti korban yang melapor ke Posko DVI di Kawasan Tanjung Perak, Surabaya.
"Hingga saat ini, data ante mortem yang terhimpun mencapai 76 laporan. Bersamaan dengan itu, tim medis telah merampungkan pengambilan 42 sampel DNA melalui metode buccal swab (usap selaput lendir pipi bagian dalam) terhadap garis keluarga inti untuk memperkuat validitas pencocokan," terang Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Surabaya, Kombes dr. Bayu Dharma Shanti, Sabtu (19/9/2026).
Seluruh data riwayat fisik korban sebelum kecelakaan (ante mortem) beserta sampel DNA keluarga tersebut kini memasuki tahap rekonsiliasi.
Pada fase krusial ini, para ahli forensik akan mencocokkan profil biologis dan temuan medis keluarga dengan data jenazah (post mortem) yang telah dievakuasi.
Kombes Bayu menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi forensik ini dijalankan secara ketat mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) DVI berstandar internasional (Interpol).
Langkah ini diambil guna menjamin asas kehati-hatian tanpa meninggalkan ruang bagi kekeliruan data identitas korban.
"Identifikasi ini bertumpu pada ketelitian mutlak dan presisi tingkat tinggi. Di samping kerja saintifik tim, kami memastikan aspek pendampingan psikologis serta pelayanan optimal terhadap keluarga yang tengah berduka tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.
Hingga saat ini, Posko DVI di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tetap disiagakan penuh 24 jam. Kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam insiden karamnya KM Virgo Transport 8 untuk segera merapat ke posko.
Baca Juga: Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk
Pihak keluarga diminta membawa dokumen atau rekam medis pendukung—seperti rekam perawatan gigi, catatan sidik jari, foto terakhir dengan senyum memperlihatkan gigi, hingga ciri-ciri fisik khusus (tato, bekas operasi, atau tanda lahir)—demi mempermudah kerja tim forensik mengembalikan kepastian bagi para keluarga korban. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Hanya Berjarak 15 Km dari Rumah, Lansia di Jombang Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Truk
-
Pesta Bahagia Seketika Jadi Jerit Tangis: Truk Rem Blong Terjang Hajatan di Lumajang, 1 Tewas
-
KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal
-
Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek