Wakos Reza Gautama
Rabu, 01 Juli 2026 | 19:03 WIB
Ilustrasi Mayat. Seorang pria bernama Sholihin (50) ditemukan meninggal dunia di kamar kos Sinar Naga, Desa/Kecamatan Peterongan, Rabu (1/7/2026). [unsplash/john hendrick]
Baca 10 detik
  • Seorang pria bernama Sholihin meninggal dunia mendadak saat berbincang dengan rekan wanitanya di kamar kos Peterongan, Jombang, Rabu (1/7/2026).
  • Tim Inafis Polsek Peterongan memastikan tidak ada tanda kekerasan fisik setelah melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
  • Pihak kepolisian menyatakan korban meninggal akibat serangan jantung, mengingat riwayat penyakit yang dideritanya sebelum peristiwa tersebut terjadi.

SuaraJatim.id - Sebuah pertemuan singkat di sebuah rumah kos di Peterongan, Jombang, berakhir dengan tragedi yang menyisakan duka sekaligus kegemparan.

Sholihin (50), warga Desa Tambar, menghembuskan napas terakhirnya secara mendadak hanya beberapa saat setelah berbincang dengan teman wanitanya, Rabu (1/7/2026).

Suasana di rumah kos Sinar Naga, Dusun Wonokerto, yang biasanya tenang, seketika berubah menjadi hiruk-pikuk saat kepanikan menyelimuti penghuni kamar A-1.

Kejadian bermula saat Sholihin menghubungi Mariana (31) melalui pesan WhatsApp dan telepon, mengajaknya bertemu di kamar kos tersebut. Tak ada firasat buruk saat Mariana melangkah masuk ke kamar yang telah ditempati korban.

Keduanya sempat duduk bersisian di pinggir kasur sembari berbincang ringan. Namun, obrolan itu hanya berlangsung singkat, sekitar lima menit saja.

"Setelah mengobrol sebentar, korban sempat meminum air mineral dari botol besar. Ia kemudian berpindah posisi duduk ke dekat bantal di samping kamar mandi," ungkap Kapolsek Peterongan, AKP Hidayaturrachman dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Nahas, sesaat setelah berpindah duduk, tubuh Sholihin tiba-tiba mengalami kejang hebat. Mariana yang terkejut melihat kondisi tersebut tak sempat berbuat banyak. Dalam hitungan detik, napas Sholihin terhenti.

Melihat teman bicaranya tak lagi bernyawa, Mariana berlari keluar kamar dengan histeris untuk mencari pertolongan.

Ia segera menemui penjaga kos yang kemudian meneruskan kabar duka tersebut ke Ketua RT setempat, Titik Mayasari, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan

Tim Inafis dari Polsek Peterongan yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di tengah spekulasi yang sempat menyeruak di kalangan warga, polisi memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian pria paruh baya tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban, petugas memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Sholihin diduga kuat meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak.

"Korban diketahui memiliki riwayat penyakit gondok atau infeksi tenggorokan. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan meminta untuk tidak dilakukan autopsi," pungkas AKP Hidayaturrachman.

Load More