- Sebuah rumah makan di Kelurahan Botoran, Tulungagung, ludes terbakar pada Rabu dini hari akibat dugaan korsleting listrik.
- Dinas Pemadam Kebakaran Tulungagung mengerahkan empat unit kendaraan untuk memadamkan api yang melahap bangunan selama satu jam.
- Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun pemilik mengalami kerugian materiil dengan total taksiran mencapai Rp250 juta.
SuaraJatim.id - Si jago merah mengamuk, menghanguskan sebuah Rumah Makan (RM) Padang hingga nyaris rata dengan tanah di Jalan Raya Botoran Timur, Kelurahan Botoran, Tulungagung, pada Rabu (8/7/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.20 WIB ini mengejutkan warga sekitar. Api yang membumbung tinggi di kegelapan malam menciptakan kepanikan luar biasa di tengah pemukiman padat tersebut.
Petaka ini bermula dari sebuah kamar di sisi utara bangunan, kamar yang biasanya menjadi tempat beristirahat anak sang pemilik rumah, M Rais.
Diduga kuat, hubungan arus pendek listrik atau korsleting memicu percikan api yang dengan cepat menyambar material mudah terbakar di dalam ruangan.
M Rais yang terbangun karena hawa panas dan suara gemeretak kayu hanya bisa tertegun. Saat ia menyadari apa yang terjadi, api sudah terlanjur membesar di area tersebut.
Embusan angin dini hari yang cukup kencang membuat kobaran api kian beringas, menjalar dari area privat rumah menuju area usaha kulinernya.
"Api berasal dari kamar anak dan saat diketahui kondisinya sudah sangat besar," ujar Kasi Operasional dan Pemadaman DPKP Tulungagung, Bambang Pidekso dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung yang menerima laporan darurat tak membuang waktu. Empat unit kendaraan taktis, terdiri dari dua mobil pemadam dan dua tangki penyuplai air, dikerahkan untuk menjinakkan amukan api.
Petugas harus bekerja ekstra keras karena material di dalam rumah makan tersebut sangat mudah terbakar. Setelah berjibaku selama satu jam penuh, api akhirnya berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih jauh ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga: Gudang Bank Sampah di Jombang Ludes Terbakar
Meski tak ada korban jiwa dalam insiden memilukan ini, kerugian yang diderita M. Rais sangatlah besar. Bangunan yang menjadi tempat tinggal sekaligus ladang penghidupannya kini hanya menyisakan puing-puing hitam yang berasap.
Berdasarkan taksiran sementara, kerugian materiil mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp250 juta. Seperempat miliar rupiah aset itu raib hanya dalam hitungan jam.
"Penyebab pastinya diduga korsleting listrik. Kami bersyukur tidak ada korban jiwa, namun dampak materiilnya memang cukup berat bagi korban," pungkas Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
RM Padang di Tulungagun Ludes Dilalap Api Saat Pemilik Terlelap, Rugi Rp250 Juta
-
Gudang Bank Sampah di Jombang Ludes Terbakar
-
Jatim Raih 8 Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026, Gubernur Khofifah: Wujudkan Ekonomi Syariah
-
Aksi Nekat Masuk Kolong Truk: Drama Pelarian Napi Lapas Madiun Berakhir di Pati
-
Skandal Mahasiswi Bangkalan Buang Bayi Hasil Cinta Terlarang