- Seorang kakek berinisial NS membakar toko grosir milik Shofiyullah di Dusun Gebangmalang, Jombang, pada 13 Mei 2026.
- Pelaku nekat melakukan pembakaran tersebut karena merasa sakit hati setelah ditegur korban saat menduduki barang dagangan toko.
- Polres Jombang berhasil mengamankan tersangka setelah rekaman CCTV dan olah TKP membuktikan keterlibatannya dalam insiden kebakaran tersebut.
SuaraJatim.id - Keheingan malam di Dusun Gebangmalang, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026, pecah oleh pemandangan mengerikan yang terekam kamera pengawas.
Sesosok bayangan membawa nyala api yang tampak berjalan perlahan menembus kegelapan, mendekati sebuah toko grosir milik Shofiyullah (52).
Hanya dalam sekejap, nyala api kecil itu berubah menjadi ganas yang melahap bangunan berukuran 10 x 12 meter tersebut. Warga panik, pemadam kebakaran berjuang, dan pemilik toko hanya bisa pasrah melihat mata pencahariannya hangus menjadi abu.
Awalnya, Shofiyullah mengira ini adalah murni musibah. Ia bahkan sempat mengikhlaskan kerugiannya. Namun, CCTV tidak bisa berbohong. Di balik kobaran api itu, tersimpan sebuah motif rasa sakit hati yang membara.
Siapa sangka, pemicu dari kerugian ratusan juta rupiah ini hanyalah sebuah teguran sepele. Sehari sebelum kejadian, seorang kakek berinisial NS (66) berkunjung ke toko tersebut.
Entah karena lelah atau tidak sengaja, pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban ini menduduki barang dagangan di sana.
Melihat barang dagangannya diduduki, Shofiyullah pun menegur NS. Namun, bagi sang kakek yang hidup sebatang kara itu, teguran tersebut dirasakan sebagai penghinaan yang mendalam. Alih-alih meminta maaf, NS justru pulang dengan amarah yang dipendam hingga dini hari.
Sekitar pukul 02.33 WIB, saat seluruh warga terlelap, NS melancarkan aksi balas dendamnya. Berbekal selembar kain yang dicelupkan ke dalam solar, ia menyulut api dan melemparkannya ke arah toko. Sifat solar yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat, menghanguskan seluruh isi toko grosir tersebut.
"Tersangka akhirnya berhasil kita amankan. Dia mengakui perbuatannya. NS nekat membakar toko milik tetangganya karena sakit hati pernah ditegur," ujar Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, Selasa (19/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
Sosok NS yang biasanya terlihat tenang menambal ban di pinggir jalan, kini harus menghabiskan masa tuanya di balik jeruji besi.
Polisi bergerak cepat setelah melihat rekaman CCTV yang viral di media sosial. Hasil olah TKP oleh Tim Inafis memperkuat keterlibatan pria tua tersebut.
Berita Terkait
-
Fakta di Balik Bayi yang Dibuang di Teras Warga: Pelakunya Pasangan Pelajar SMP dan SMA di Jombang
-
Bayi Merah dengan Ari-ari Masih Menempel Dibuang di Halaman Rumah Warga Jombang
-
Nasib Layanan Pasien Jantung RSUD dr Soetomo Usai Kebakaran: Manajemen Siapkan Skema Darurat
-
Perempuan Muda Asal Jombang Tewas Terlindas Truk Akibat Motor Oleng
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua
-
BRI Perkuat Sport Tourism Indonesia lewat Dukungan untuk MotoGP 2026
-
Gerbong Mutasi Bergerak: Putra Bojonegoro Irjen Dekananto Ditunjuk Jadi Kapolda Jatim Baru