- Nenek Salmi ditemukan meninggal dunia di dasar sungai kering Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, pada Senin pagi.
- Korban yang mengidap demensia sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak lima hari sebelum akhirnya ditemukan.
- Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak terdapat tanda kekerasan, sehingga kematian diduga murni akibat kecelakaan saat tersesat.
SuaraJatim.id - Di sebuah sudut Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, sebuah sungai tua yang tak lagi dialiri air kini menjadi saksi bisu sebuah perpisahan yang memilukan.
Di dasar sungai yang dalam dan tertutup semak belukar yang rapat, Nenek Salmi (85) ditemukan telah mengembuskan napas terakhirnya dalam kesendirian.
Senin (11/6/2026) pagi yang tenang berubah menjadi riuh ketika seorang pencari rumput menghentikan langkahnya. Penciumannya menangkap aroma tak sedap yang menyengat dari arah sungai mati tersebut.
Setelah ditelusuri di balik rimbunnya ilalang, ia dikejutkan dengan sesosok jasad manusia yang masih mengenakan pakaian lengkap.
Sosok tersebut adalah Salmi, warga setempat yang keberadaannya sempat menjadi teka-teki selama beberapa hari terakhir. Sejak Rabu (6/5/2026) pekan lalu, pihak keluarga telah berupaya mencari ke sana kemari, namun hasilnya nihil.
Ada satu detail kecil yang menyayat hati di lokasi kejadian: polisi menemukan sebuah bantal di dekat jasadnya. Bantal itu diduga kuat dibawa sendiri oleh korban saat meninggalkan rumah.
Di usia senjanya, Salmi diketahui mengidap demensia, sebuah kondisi yang membuatnya seringkali linglung dan kehilangan arah.
"Korban diduga mengalami demensia. Bantal yang ditemukan di lokasi diduga dibawa oleh korban saat ia pergi meninggalkan rumah," ungkap Kapolsek Ngunut, Kompol Tri Nuartiko, Senin (11/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Proses evakuasi jasad Nenek Salmi pun tidaklah mudah. Tim Inafis Polres Tulungagung dan tenaga medis harus berjibaku melawan medan sungai yang curam dan rimbunnya semak belukar yang menutupi akses.
Baca Juga: Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
Butuh kerja keras ekstra sebelum akhirnya jasad lansia malang itu berhasil diangkat dan dibawa ke rumah sakit untuk pemulasaran.
Berdasarkan pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka bekas penganiayaan pada tubuh korban. Kepergiannya murni diduga karena faktor usia dan kecelakaan saat ia tersesat di medan yang sulit tersebut.
Kisah hidup Nenek Salmi adalah potret kesunyian di masa tua. Ia diketahui hidup seorang diri. Meski pernah menikah, ia tidak dikaruniai keturunan yang bisa menjaganya di hari tua. Lima hari pencarian keluarga berakhir dengan kenyataan pahit di dasar sungai.
"Korban pernah menikah namun tidak memiliki keturunan. Sejak lima hari lalu keluarga sudah berusaha mencari, namun baru hari ini ditemukan," pungkas Kompol Tri Nuartiko.
Berita Terkait
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi
-
Gaji Dipotong, BPJS Tak Disetor: Jeritan Puluhan Pekerja Konstruksi Tulungagung
-
Motif Masih Gelap: Teka-teki Mayat di Kebun Jagung Jombang Akhirnya Terungkap
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Memicu Protes, Warga Banyuwangi Dianiaya WNA Rusia hanya Berujung Pasal Ringan
-
Plt Wali Kota Madiun Diperiksa di Gedung Merah Putih: KPK Menyingkap Cara Maidi Memalak Pengusaha
-
Menkeu Bagi-bagi Dana Hibah Benarkan? BRI: Hoaks!
-
Gubernur Khofifah dan Kepala BRIN Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Inovasi
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas