SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membangun kolaborasi dan sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat riset dan mendorong hilirisasi inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menerima audiensi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (9/5).
Bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak beserta jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pertemuan tersebut berlangsung sangat konstruktif khususnya terkait riset dan inovasi.
“Pertemuan ini menjadi langkah strategis memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Jawa Timur sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna, khususnya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” kata Gubernur Khofifah.
Bukan tanpa alasan, menurutnya, penguatan pemanfaatan berbagai produk inovasi hasil kegiatan riset, pengembangan, pengkajian, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi sangat penting agar memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional, meningkatkan daya saing bangsa serta memberikan solusi terhadap berbagai tantangan dimasyarakat.
Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menyebut, pentingnya membuka akses informasi hasil riset seluas-luasnya kepada para _stakeholder_ agar inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
“Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pemanfaatan riset dan inovasi. Maka yang terpenting adalah bagaimana hasil riset dapat diakses, dimanfaatkan, dan dikembangkan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Gubernur Khofifah menambahkan, Jawa Timur akan memperkuat kolaborasi bersama BRIN untuk mengenal potensi inovasi yang dimiliki dan dikembangkan sehingga bisa mempercepat hilirisasi hasil riset dan mendorong pemanfaatan inovasi secara lebih luas.
BRIN, tambahnya, disebut memiliki sekitar 6.000 kekayaan intelektual yang sebagian telah memiliki hak paten dan tersimpan dalam database nasional. Berbagai inovasi tersebut mencakup sektor pangan, kesehatan, energi, lingkungan, teknologi maritim, hingga pengolahan limbah.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
“BRIN ini punya ribuan produk inovasi mulai riset tentang kedaulatan pangan, ketahanan energi, kesehatan, penguatan industri strategis, dan banyak lainnya,” imbuhnya.
“Maka ini bisa jadi peluang strategis Jawa Timur untuk berkolaborasi. Misalnya hari ini kita khusus hadirkan Prof Cita, Direktur RS Soetomo, untuk nanti kedepannya bisa saling bekerja sama di sektor layanan kesehatan,” tambahnya.
Gubernur Khofifah menuturkan, salah satu potensi kolaborasi BRIN dan RS Soetomo adalah terkait riset dan pengembangan alat kesehatan tercanggih milik BRIN yang kemudian bisa dikolaborasikan dengan _clinic research_ RS Soetomo yang saat ini menjadi percontohan nasional.
“Ada salah satu produk unggulan riset dan inovasi milik BRIN namanya Implan Tulang, solusi material media berkualitas tinggi untuk rekonstruksi tulang akibat cedera. Produk inovasi dan teknologi kesehatan seperti ini bisa jadi peluang kolaborasi,” lanjutnya.
Di sektor pangan, ada inovasi food saver, solusi penyimpanan terintegrasi hemat energi, salah satu teknologi penyimpanan pangan untuk efisiensi distribusi skala industri. Menurutnya, teknologi ini bisa bermanfaat memperpanjang masa simpan berbagai komoditas.
“Inovasi food saver, produk unggulan riset dan inovasi milik BRIN. Ini merupakan teknologi penyimpanan beras, telur, dan gudang pangan agar kualitas produk tetap terjaga lebih lama,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim
-
Ekonomi Jatim Tumbuh Hampir 6%, Tertinggi Se-Jawa, Gubernur Khofifah: Bukti Ketahanan & Akselerasi
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari