SuaraJatim.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menuntaskan pembahasan Daftar Peserta Tetap (DPT) Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Hingga Sabtu (22/8/2026), sebanyak 556 cabang dan wilayah telah ditetapkan berhak mengikuti muktamar.
Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU yang juga Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengatakan penetapan DPT dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan pembahasan oleh tim.
“Per hari ini sudah diputuskan 556 cabang dan wilayah yang berhak mengikuti Muktamar Ke-35 NU,” kata Gus Ipul, Sabtu (22/8/2026).
Meski telah ditetapkan sebagai DPT, Gus Ipul menjelaskan jumlah tersebut masih memiliki kemungkinan bertambah. Saat ini tim masih menyelesaikan proses verifikasi untuk sejumlah kepengurusan NU di wilayah Papua.
“Kalaupun nanti ada penambahan, hanya terkait proses di Papua yang saat ini masih diselesaikan. Jadi jumlah akhirnya sangat mungkin tidak jauh dari angka yang sudah ditetapkan hari ini,” ujarnya.
Menurut Gus Ipul, penyelesaian DPT menjadi salah satu bagian penting dari kesiapan pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU. Panitia ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan organisasi sekaligus memberikan kepastian kepada cabang dan wilayah yang akan hadir.
Menjelang pelaksanaan muktamar, Gus Ipul juga mengajak seluruh warga dan pengurus NU menjaga suasana tetap sejuk. Muktamar, kata dia, harus menjadi ruang silaturahmi, musyawarah, dan kegembiraan bersama bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama.
“Kita ingin menghadirkan Muktamar Gembira. Datang dengan gembira, bermusyawarah dengan gembira, dan pulang membawa semangat untuk bersama-sama membesarkan NU,” katanya.
Karena itu, Gus Ipul meminta seluruh peserta maupun warga NU tidak mudah terpancing berbagai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama yang beredar menjelang muktamar.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
“Jangan mudah terpancing isu, kabar bohong, atau hoaks yang sengaja dilemparkan menjelang muktamar. Kalau ada informasi, cek dulu sumbernya. Mari kita jaga muktamar ini agar berlangsung teduh, tertib, penuh persaudaraan, dan menggembirakan,” ujarnya.***
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Kompas Abad Kedua: Gus Kikin Ingatkan Konstitusi Tertinggi Milik Nahdlatul Ulama bukan AD/ART
-
Sekjen PBNU: Muktamar NU Digelar Agustus 2026
-
Di HUT ke-80 Muslimat NU, Khofifah Perkuat Barisan 400 Paralegal Demi Keadilan Perempuan & Anak
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Jejak CCTV Tak Bisa Bohong: Pasutri Muda di Banyuwangi Ditangkap Usai Buang Bayi
-
Catut Tanah Orang Lain Senilai Rp1,25 Miliar, Oknum Anggota DPRD Pasuruan Dipolisikan
-
Bawa Polisi, Suami Gerebek Oknum Dokter dan Istrinya di Ruang Kepala Puskesmas Sampang
-
Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa
-
Bupati Pamekasan Buka Suara Soal Rusuh Indomaret: Sudah Diberi SP1, Malah Nekat Bangun Malam Hari