SuaraJatim.id - Tempat pemakaman jenazah khusus pasien Covid-19 Surabaya masih belum penuh. Ini ditegaskan Pemkot Surabaya melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).
"Masih ada. Enggak penuh. Kapasitas masih bisa menampung jenazah warga yang terinfeksi Covid-19," ujar Kepala Plt DKRTH Kota Surabaya Anna Fajriatin, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, media jejaring suara.com, Rabu (13/1/2020).
Anna mengatakan, saat ini pihaknya masih memberi pelayanan kepada jenazah Covid-19.
"Kami mencoba memberikan pelayanan terbaik untuk warga Surabaya. Intinya sekarang masih tersedia tidak full," kata Anna.
Untuk menanggulangi penuhnya makam di Surabaya, pihaknya juga sedang merencanakan pembuatan makam baru. Rencananya tersebut telah disiapkan sejak tahun 2020 lalu.
Anna mengatakan, penyediaan fasilitas makam untuk jenazah Covid-19 adalah kewajiban pemerintah daerah.
"Contoh juga perumahan - perumahan pengembang wajib menyiapkan fasilitas publik salah satunya makam," ujarnya.
Berita Terkait
-
Eks Persebaya David da Silva Pasang Target Tinggi usai Gabung Klub Malaysia
-
Gabung Klub Malaysia, Eks Striker Persebaya David da Silva Buru Sepatu Emas
-
Bikin Geram! Viral Pria Bermobil Kencingi Rumah Orang, Ditegur Malah Ngacir
-
Warga Surabaya ke Hidayat Nur Wahid: Tunjukan Kader PKS Secemerlang Risma..
-
Masih Banyak Masyarakat Takut Vaksinasi, Warga Surabaya: Saya Takut Kejang!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM
-
Gubernur Khofifah Sampaikan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya Saat Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81Jatim
-
Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU