SuaraJatim.id - Kementerian Sosial (Kemensos) akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait lelang barang-barang hadiah. Hal ini disampaikan Mensos Tri Rismaharini saat meninjau barang-barang tersebut.
Kementerian Sosial (Kemensos) masih menyimpang barang-barang hadiah, termasuk beberapa unit mobil diantaranya Rolls-Royce dan Mercedes-Benz. Hadiah-hadiah ini nantinya akan dilelang oleh kementerian.
Direktorat Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Kemensos akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan sebelum melakukan lelang barang yang tersimpang di gudang tersebut.
Hadiah-hadiah tersebut merupakan Hadiah Tak Tertebak (HTT) dari perusahaan swasta. Mobil Rolls-Royce misalnya, merupakan HTT undian gratis berhadiah yang digelar PT Batik Air. Sementara Mercedes-Benz merupakan HTT dari PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Di kementerian sendiri, sampai saat ini ada total lebih dari 300 item barang hadiah yang disimpan rapi. Baik dalam kategori kendaraan roda empat dan roda dua, peralatan rumah tangga, logam mulia, alat telekomunikasi, peralatan elektronik, dan sebagainya.
"Saya akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Sudah pernah dilelang dulu. Tapi ketentuannya kan harus ada periode 6 bulan," kata Mensos Tri Rismaharini di Jakarta, seperti dikutip dari Suara.com, jejaring media SuaraJatim, Selasa (23/2/2021).
Dia berharap, ada kolektor, artis, dan dermawan yang tergerak hatinya untuk membeli barang-barang hadiah tadi. Sebab setelah barang dilelang, uang hasil lelang bisa kembali ke negara yang bisa membantu menambah anggaran untuk penanggulangan bencana.
Terkait harga, Mensos ingin terlebih dulu dilakukan appraisal. "Perlu dilakukan appraisal lebih dulu ya," katanya.
Direktur PSDBS Hotman mengatakan, mobil Rolls-Royce milik Kemensos RI pernah dilelang dua kali, yaitu pada November 2019 dan Desember 2020. Namun, kata dia, tidak ada penawar sehingga kembali dilelang pada Desember 2020.
Baca Juga: Kemensos akan segera Lelang 300 Hadiah dari Pihak Swasta
"Jadi sampai saat ini kendaraan itu disimpan di Kementerian sosial," kata Hotman.
Lebih lanjut, Hotman mengatakan, untuk mengajukan lelang, Kemensos harus kembali berkoordinasi dengan Kemenkeu. Sebab, sesuai aturannya ada jarak enam bulan untuk kembali melakukan lelang.
"Namun, itu kan ketentuan, tapi Ibu Menteri Sosial ingin berkoordinasi dengan DJKN bahwa siapa tahu tidak harus enam bulan untuk dilelang kembali," katanya.
Berita Terkait
-
Kemensos akan segera Lelang 300 Hadiah dari Pihak Swasta
-
Kerja Memuaskan Versi Survei LSI, Mensos Risma: Tidak Tahu, Saya Kerja Saja
-
Bocah Penyandang Disabilitas Korban Gempa Majene Dapat Bantuan Kursi Roda
-
Warga Tambun Kecewa Santunan Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Disetop
-
Bantu Korban Bencana, Rolls Royce hingga Emas Batangan Mau Dilelang Risma
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Desa BRILiaN 2026: BRI Dukung Asta Cita dan SDGs Desa
-
BRI Debit FC Barcelona Resmi Meluncur, Tawarkan Benefit dan Akses Premium
-
Gubernur Khofifah Hadiri Rakernas Pergunu dan JKSN Bersama Menko Polkam: Kiai Santri Penyejuk Bangsa
-
Jembatan PonorogoTrenggalek Putus, Warga Terpaksa Menyeberang dengan Gantung Darurat
-
23 Desa di Jember Dilanda Banjir, 7.445 Keluarga Terdampak dan Seorang Tewas Tersengat Listrik!