-
Banjir rendam 23 desa, ribuan keluarga terdampak butuh bantuan.
-
Rambipuji wilayah terparah, korban jiwa dan pengungsi ratusan orang.
-
BPBD kirim logistik, dapur umum, serta suplai air bersih.
SuaraJatim.id - Bencana banjir menerjang 23 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) pada 12–13 Februari 2026. Sedikitnya, 7.445 keluarga terdampak bencana alam itu.
Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah menyebut, dari total 7.445 keluarga terdampak, mayoritas berada di Kecamatan Rambipuji.
Selain Rambipuji, sejumlah kecamatan lain juga melaporkan ribuan keluarga terdampak dengan situasi yang berbeda-beda di lapangan.
Korban terbanyak tercatat di Kecamatan Rambipuji sebanyak 3.774 keluarga. Disusul Balung 1.581 keluarga, Wuluhan 1.464 keluarga, Bangsalsari 316 keluarga, Kaliwates 220 keluarga, Puger 46 keluarga, Sukorambi 33 keluarga, Panti 6 keluarga, Kalisat 3 keluarga, dan Ajung 2 keluarga.
Jumlah pengungsi mencapai 557 orang. Dari angka tersebut terdapat kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus, yakni 74 balita, 82 lansia, serta empat penyandang disabilitas.
Seorang perempuan berusia 55 tahun bernama Siti Nurfadila meninggal dunia di Dusun Curang Suko RT06/RW016 Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji. Korban dilaporkan tersengat listrik saat membersihkan rumahnya.
Selain menimbulkan korban jiwa dan pengungsian, banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur. Sebanyak 11 rumah rusak, tiga jembatan roboh, satu pesantren dan satu masjid terdampak, serta balai desa, taman kanak-kanak, taman pendidikan Alquran, hingga sebuah sekolah dasar ikut terendam. Dua belas speed boat pun dilaporkan hanyut terbawa arus.
“Kami meneruskan laporan kepada Dinas Sosial untuk mendistribusikan logistik dapur mandiri di Dusun Gayam, Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, dan mendistribusikan bantuan ke Kaliwates,” kata Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, dikutip dari BeritaJatim, Sabtu (14/2/2026).
Rambipuji menjadi prioritas penanganan melalui pendirian dapur umum di empat desa. Pemerintah daerah juga menyalurkan logistik untuk Desa Sukorejo di Bangsalsari dan Desa Glundengan di Wuluhan.
“Kami mengirimkan bantuan tandon untuk menampung persediaan air bersih dan mendistribusikan lima ribu liter air bersih lima Tandon ke Curah Malang, Rambipuji,” kata Edi.
Upaya penanganan terus dilakukan seiring pendataan lanjutan terhadap dampak Banjir Jember. Aparat setempat masih memantau kebutuhan warga di 23 desa terdampak sambil memastikan distribusi bantuan bagi 7.445 keluarga terdampak berjalan.
Berita Terkait
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Demi Beraktivitas, Warga Bireuen Aceh Bertaruh Nyawa Naik Kereta Gantung
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
BRI Dorong Budaya Hemat Energi dan Keberlanjutan di Momentum Earth Hour
-
Transformasi Desa Tugu Selatan Lewat Kampung Koboi, Bukti Kekuatan Potensi Lokal
-
Link Resmi Pengumuman SNBP 2026 Kampus Unair Surabaya
-
Kasus Pemotor Tewas di Pacitan Berakhir Damai, Ini Fakta dan Kronologinya
-
BRI Perluas Layanan BRImo, Pembelian Obat Bisa Langsung Antar ke Rumah