SuaraJatim.id - Pria berinisial S warga Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo diringkus polisi. Ia merupakan target operasi kasus penipuan dan penggelapan dengan modus dukun pengganda uang.
Inisial S ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Leces Polres Probolinggo di rumahnya tanpa perlawan. Perburuan pelaku penipuan ini cukup sulit, lantaran dikenal pintar mengelabui petugas dengan cara berpindah-pindah tempat persembunyian dan mengganti plat nomor kendaraan.
"Pelaku ini tidak punya rumah tinggal tetap. Aksinya selalu dilakukan di luar Probolinggo," kata Kanit Reskrim Polsek Leces, Aipda Eko Aprianto, dikutip dari Suaraindonesia.co.id jaringan Suara.com, Senin (29/3/2021).
Inisial S, lanjut dia, merupakan salah satu pelaku dari komplotan kasus penipuan pengganda uang. Komplotan ini merupakan buruan Tim Unit Resmob Polres Grobongan Jawa Tengah.
Terungkapnya praktik penipuan dan penggelapan ini bermula dari laporan seorang korban yang menderita kerugian senilai Rp 550 juta dengan dalih akan digandakan.
"Jadi pelaku S ini bertindak sebagai orang pintar (dukun). Ada 4 orang lainnya yang menjadi komplotan sindikat tersebut," sambungnya.
Ia melanjutkan, modusnya inisial S mengutus sejumlah orang rekannya mendatangi rumah sasaran. Kemudian calon korban diajak menemui orang pintar dengan iming-iming bisa menggandakan uang.
Setelah pertemuan dengan dukun dan berhasil menyakinkan calon korbannya, mereka kemudian menuju makam salah satu ulama di Surabaya. Namun, ternyata korban ditinggalkan kabur dan uangnya raib digondol.
"Tersangka kami ringkus di jalan raya Desa Jorongan, kami amankan barang bukti sebuah mobil dan uang Rp 60.500.000 sisa dari hasil kejahatan penipuan yang tersangka lakukan," ujarnya.
Baca Juga: Petugas Keamanan Pantai di Kabupaten Probolinggo Dilempar Bom Bondet
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo