SuaraJatim.id - Serda Guntur Ari Prasetyo, satu diantara ABK Kapal Selam KRI Nanggala 402. Keluarga Guntur di Surabaya terus menanti kabar terkait pencarian kapal selam tersebut, yang hilang kontak di laut Bali.
Isteri dari Serda Guntur berharap segera ada kabar baik, terkait keadaan suaminya.
Tepat di rumahnya, yakni di jalan Pulo Tegalsari, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Berda Asmara, isteri dari Serda Guntur, tak henti-hentinya memantau handphone miliknya, menunggu-nunggu kabar terbaru perihal pencarian kapal selam dan ABK nya.
Untuk memperoleh update informasi terkini, Berda selalu memantau grup WhatsApp para istri kru Kapal setiap saat.
Dengan isak tangis, Berda Asmara menceritakan, jika suaminya sudah hampir 10 tahun bertugas di Kapal Selam tersebut, sebagai teknisi mesin kapal.
Ia juga bercerita, apabila suaminya berlayar dengan KRI Nanggala, akan memakan waktu 3 Minggu hingga 1 bulan.
"Ya memang suami saya sebelum kapal selam diatas air setelah itu sekolah lagi suami saya ambil brefet kapal selam kemungkinan 10 tahunan di Nanggala, Ndak mesti kalau ada perintah layar memang kapal selam paling lama 3 Minggu nggak seberapa lama seperti kapal atas air," ujarnya dengan mengusap air mata.
Berda mengatakan, dirinya bertemu terakhir kali dengan suaminya, sebelum suaminya berangkat berlayar, yakni pada Senin (19/4/2021) lalu, dan berpamitan berangkat berlayar untuk gladi bersih latihan gabungan.
Setelah komunikasi terakhir itu, tidak ada komunikasi lagi, hingga adanya kabar kapal selam yang mengangkut suaminya hilang kontak.
Baca Juga: Cerita Pilu Istri Kru KRI Nanggala-402: Biasanya 3 Hari Telepon
"Pamitnya 'doain dek supaya selamat lancar'. Iya, ada latihan kapan lalu itu ada latihan nembak dan gladi bersih," terangnya.
"Sudah hilang kontak harusnya hari ini ya, terakhir komunikasi hari Senin pagi dari sini jam 7 ’dek doain, iya selamet kalau berangkat layar telpon ya, Senin jam setengah 9 video call dek, aku berangkat doain cepet pulang, hati-hati'. Itu saya terakhir komunikasi," ungkapnya sambil terisak.
Berda sendiri mengetahui kabar hilang kontak juga dari grup istri kru. Sekitar pada jam 3 dini hari kemarin
"Kemarin saya baru baca grup ibu-ibu KRI Nanggala, saya baru tahu ternyata kejadianya jam 3 pagi, ya semoga yang terbaik kalau bisa selamat semua suami dan kru Nanggala selamat semua bisa berkumpul dengan keluarga karena sampai saat ini belum ada berita dari dinas," terangnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Prabowo Tegaskan NU Pilar Persatuan Indonesia
-
Penyaluran Rumah Subsidi Melonjak, BRI Optimistis Dukung Program Perumahan Nasional
-
5 Risiko Pakaian Bekas, Ini Peringatan Dokter Penyakit Kulit
-
5 Fakta Kebun Binatang Surabaya Usai Digeledah Kejati Jatim, Manajemen Pastikan Wisata Normal
-
Kasus Pencabulan Santriwati: Oknum Lora Bangkalan Ditahan Polda Jatim, Korban Dibawa Kabur 19 Hari!