SuaraJatim.id - Ada sebanyak 4 titik wilayah di Kabupaten Sumenep yang diawasi ketat saat Lebaran nanti. Ini terkait dengan larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021.
Empat titik tersebut, menurut penilaian Polres Sumenep, dikategorikan sebagai zona rawan keluar masuknya para pemudik yang hendak pulang kampung ke daerah asalnya.
Seperti dijelaskan Kapolres Sumenep AKBP Darman. Ia menjelaskan, empat titik tersebut berada di jalur selatan tepatnya di daerah perbatasan Pamekasan-Sumenep Kecamatan Pragaan.
Kemudian jalur tengah di Kecamatan Guluk-guluk, dan jalur utara di Kecamatan Pasongsongan. Titik rawan terakhir berada di daerah pelabuhan. Di Empat lokasi itu, Polres sumenep saat ini sedang mendirikan posko Penjagaan.
"Kami akan mendirikan pos dititik titik rawan tersebut, namun yang sudah terealisasi saat ini adalah di jalur selatan Kecamatan Pragaan," ungkap Kapolres AKBP Darman, dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Selasa (27/4/2021).
Selain petugas dari Kepolisian, setiap pos juga akan ditempatkan petugas medis. Karena setiap pos akan dilengkapi dengan rapid antgen dan Genoa.
"Kalau nanti dari hasil pemeriksaan ada yang positif langsung kita lakukan isolasi. Kalau itu orang luar (bukan orang Sumenep), diwajibkan putar balik," paparnya.
Dalam menjalankan tugas pencegatan di zona rawan, Kapolres Sumenep AKBP Darman, mengimbau polisi menggunakan pendekatan humanis dan menghindari konflik.
Dengan begitu, para pemudik dapat menerima dengan jernih kegiatan pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas lapangan.
Baca Juga: Enam Titik Penyekatan di Kota Bogor Jelang Lebaran
Tag
Berita Terkait
-
Enam Titik Penyekatan di Kota Bogor Jelang Lebaran
-
Awas! Mudik Lebaran Dilarang, Perbatasan Jatim-Jateng Dijaga Ketat 24 Jam
-
Mudik Dalam Wilayah Provinsi Sumatera Barat Tidak Akan Dicegat
-
Cek Jadwal Pelarangan Waktu Mudik Lebaran di Lumajang, Nekat? Ini Sanksinya
-
Larangan Mudik, Perusahaan Bus di Sukoharjo Ini Pilih Berhenti Beroperasi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat