SuaraJatim.id - Sejumlah 25 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menjalani masa karantina COVID-19, setibanya dari Malaysia.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Agus Leandy, puluhan PMI itu dikarantina setelah dilakukan penjemputan dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Mereka merupakan PMI yang dideportasi oleh otoritas Malaysia.
"Saat ini, ke-25 PMI asal Bangkalan tersebut kami karantina di Balai Diklat Bangkalan selama dua hari," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (1/5/2021).
Seluruh PMI, lanjut dia, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan tes COVID-19 selama dikarantina. Mereka bakal dipulangkan ke rumah masing-masing apabila telah dinyatan sehat berdasar hasil sejumlah tes kesehatan. Namun, jika ada yang positif terpapar virus, maka yang bersangkutan akan diisolasi di RSUD Bangkalan.
"Kalau positif, diharuskan melakukan karantina mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing," sambungnya.
Kepulangan para PMI asal Bangkalan itu dengan menerapkan protokol kesehatan, sesuai dengan Surat Edaran Tim Gugus COVID-19 Nomor 8 Tahun 2021.
Agus Leandy menjelaskan para PMI yang dipulangkan dari negara tempat mereka bekerja itu, yakni Singapura dan Malaysia, karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak COVID-19.
"Ada juga yang karena masa tinggalnya sudah habis, sehingga petugas keamanan disana memulangkan mereka," kata Agus.
Pada 2020, jumlah PMI asal kabupaten paling barat di Pulau Madura ini yang dipulangkan dari negara tempat mereka bekerja karena ilegal sebanyak 83 orang.
Baca Juga: WNA Dikarantina di Apartemen PIK Berkeliaran, Pemprov DKI Beri Teguran
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Angin Kencang Rusak 4 Sekolah dan Belasan Rumah di Jember, Atap Bangunan Beterbangan
-
Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas Guguran, Sehari Capai 9 Kali Letusan
-
Forum CFO PERBANAS Sampaikan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Khofifah Serahkan Truk Hasil Normalisasi, Percepat Target Zero ODOL 2027 di Jawa Timur
-
Pastikan Stok Pangan Aman, Khofifah Bersama Wapres Gibran Kunjungi Pasar Gelondong Gede Tuban