-
Angin kencang Jember rusak sekolah, rumah, gudang tembakau, pohon tumbang.
-
Empat sekolah dan belasan rumah rusak akibat angin kencang.
-
BPBD imbau warga waspada cuaca ekstrem dan potensi pohon tumbang.
SuaraJatim.id - Peristiwa angin kencang menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim). Sejumlah atap sekolah hingga rumah warga porak-poranda diterjang bencana.
Sedikitnya, empat sekolah rusak, gudang tembakau roboh, puluhan pohon tumbang, serta belasan rumah warga mengalami kerusakan usai diterjang angin kencang.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/3/2026). Kecamatan yang terdampak antara lain Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa hujan disertai angin kencang Jember mengakibatkan berbagai kerusakan di sejumlah desa.
Pohon tumbang menutup akses jalan desa dan bahkan menimpa rumah warga. Selain itu, gudang tembakau roboh, dapur rumah warga rusak, hingga atap rumah dan sekolah beterbangan.
"Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di selatan Jember yakni Kecamatan Wuluhan, Kencong dan Gumukmas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, Sabtu (7/3/2026).
Ia menjelaskan, angin kencang paling parah terjadi di dua desa di Kecamatan Wuluhan, yakni Desa Kesilir dan Desa Tanjungrejo. Di wilayah tersebut tercatat sekitar 50 pohon tumbang akibat terjangan angin.
"Angin kencang melanda dua desa di Kecamatan Wuluhan yakni Desa Kesilir dan Tanjungrejo yang menyebabkan 50 pohon tumbang, atap empat sekolah mengalami kerusakan, 17 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dan 15 gudang tembakau roboh," tuturnya.
Fasilitas pendidikan yang terdampak meliputi SDN Kesilir 01, SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06. Sementara beberapa warga yang rumahnya tertimpa pohon memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.
"Gudang tembakau menimpa rumah warga atas nama Supri (45) mengalami kerusakan sedang, sehingga warga terdampak mengungsi di rumah saudaranya," katanya.
Selain di Kecamatan Wuluhan, dampak angin kencang Jember juga dirasakan di Desa Paseban, Kecamatan Kencong. Di wilayah tersebut, sebuah pohon tumbang menimpa atap rumah warga dan menyebabkan satu orang mengalami luka setelah tertimpa genteng yang jatuh.
"Di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas juga diterjang angin kencang yang menyebabkan dapur rumah dan kandang warga roboh," ujarnya.
BPBD Jember bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi jalan desa. Proses pembersihan tersebut telah selesai sehingga akses lalu lintas di wilayah terdampak kembali normal.
Sementara itu, penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga telah terselesaikan sekitar 80 persen. Warga bersama petugas juga melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan.
"Hari ini dilakukan kerja bakti untuk penanganan gudang tembakau yang menimpa rumah warga, sedangkan warga yang terdampak tersebut masih mengungsi di rumah saudaranya," katanya.
Berita Terkait
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Dudung Tegaskan Ulta Levenia Bukan Bagian KSP: Bencana Alam Kehendak yang Kuasa
-
Data, Sains, dan Keselamatan: Seperti Apa Negara yang Siap?
-
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga
-
Erupsi Anak Krakatau Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi dan Kesiapan Evakuasi Darurat
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir