Riki Chandra
Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:41 WIB
Salah satu atap rumah warga di Jember yang roboh diterjang angin kencang. [Dok Antara]
Baca 10 detik
  • Angin kencang Jember rusak sekolah, rumah, gudang tembakau, pohon tumbang.

  • Empat sekolah dan belasan rumah rusak akibat angin kencang.

  • BPBD imbau warga waspada cuaca ekstrem dan potensi pohon tumbang.

     

SuaraJatim.id - Peristiwa angin kencang menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim). Sejumlah atap sekolah hingga rumah warga porak-poranda diterjang bencana.

Sedikitnya, empat sekolah rusak, gudang tembakau roboh, puluhan pohon tumbang, serta belasan rumah warga mengalami kerusakan usai diterjang angin kencang.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (6/3/2026). Kecamatan yang terdampak antara lain Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa hujan disertai angin kencang Jember mengakibatkan berbagai kerusakan di sejumlah desa.

Pohon tumbang menutup akses jalan desa dan bahkan menimpa rumah warga. Selain itu, gudang tembakau roboh, dapur rumah warga rusak, hingga atap rumah dan sekolah beterbangan.

"Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di selatan Jember yakni Kecamatan Wuluhan, Kencong dan Gumukmas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, angin kencang paling parah terjadi di dua desa di Kecamatan Wuluhan, yakni Desa Kesilir dan Desa Tanjungrejo. Di wilayah tersebut tercatat sekitar 50 pohon tumbang akibat terjangan angin.

"Angin kencang melanda dua desa di Kecamatan Wuluhan yakni Desa Kesilir dan Tanjungrejo yang menyebabkan 50 pohon tumbang, atap empat sekolah mengalami kerusakan, 17 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dan 15 gudang tembakau roboh," tuturnya.

Fasilitas pendidikan yang terdampak meliputi SDN Kesilir 01, SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06. Sementara beberapa warga yang rumahnya tertimpa pohon memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.

"Gudang tembakau menimpa rumah warga atas nama Supri (45) mengalami kerusakan sedang, sehingga warga terdampak mengungsi di rumah saudaranya," katanya.

Selain di Kecamatan Wuluhan, dampak angin kencang Jember juga dirasakan di Desa Paseban, Kecamatan Kencong. Di wilayah tersebut, sebuah pohon tumbang menimpa atap rumah warga dan menyebabkan satu orang mengalami luka setelah tertimpa genteng yang jatuh.

"Di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas juga diterjang angin kencang yang menyebabkan dapur rumah dan kandang warga roboh," ujarnya.

BPBD Jember bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) telah melakukan penanganan darurat dengan mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi jalan desa. Proses pembersihan tersebut telah selesai sehingga akses lalu lintas di wilayah terdampak kembali normal.

Sementara itu, penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga telah terselesaikan sekitar 80 persen. Warga bersama petugas juga melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing bangunan.

"Hari ini dilakukan kerja bakti untuk penanganan gudang tembakau yang menimpa rumah warga, sedangkan warga yang terdampak tersebut masih mengungsi di rumah saudaranya," katanya.

Load More