SuaraJatim.id - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak 2019 lalu berdampak signifikan pada sektor ekonomi negeri, termasuk pelaku UKM (Usaha Kecil Menangah) Kota Surabaya.
Semua mafhum, sektor perdagangan menjadi kelompok yang paling terpuruk karena pandemi ini. Berangkat dari kegelisahan ini mendorong para pelaku UKM melakukan transformasi bisnis ke arah digital agar kegiatan ekonomi produktif kembali stabil.
Dalam mendukung sektor UKM untuk bersaing di dunia digital, JNE berinisiatif mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Surabaya.
Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Surabaya dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.
Baca Juga: Sejarawan Sebut Hari Jadi Surabaya Bukan 31 Mei, Wakil Walkot: Kami Siap Digugat
Acara ini dibuka oleh Ninil Indrasari selaku Branch Manager JNE Surabaya, Ia berharap melalui forum ini para pelaku UKM di Surabaya dapat saling memberikan insight dan berkolaborasi untuk mengembangkan UKM ke arah yang lebih positif.
"Untuk bisa men-support teman-teman, customer-customer kami dari segala segmen, kami melakukan perbaikan atau improvement untuk mencapai high performance quality. Kami di JNE Surabaya menerapkan 5K, Kecepatan, Ketepatan, Keamanan, Kemudahan, dan Kenyaman, sehingga kita bisa memberikan pengalaman yang terbaik bagi customer-customer kita dan tentunya dibarengi dengan perbaikan yang berkesinambungan," ujar Ninil.
Ninil menambahkan, di Industri 4.0 ini penting bagi para pelaku usaha untuk terus berkolaborasi dengan berbagai segmen agar roda perekonomian terus berjalan ke arah yang lebih baik.
Upaya berkolaborasi ini diwadahi oleh JNE Surabaya yang kerap mengadakan acara pemberdayaan komunitas berupa workshop atau talkshow dengan teman-teman UKM, seperti diadakannya workshop Digital Marketing beberapa waktu lalu.
Webinar kali ini juga dihadiri oleh Irma Beatrice, selaku CEO Sambal Bu Rudy. Irma membagikan strateginya dalam meneruskan usaha di ranah online, "Kuncinya dalam dunia online ini kita harus berani mencoba dan setelah itu tidak boleh menyerah, kita juga harus evaluasi," katanya.
Baca Juga: 3 Pameran UMKM di Bantul Batal, Dinas Koperasi UMKM Ganti Secara Virtual
"Saat ini banyak hal baik dari sosial media yang kita bisa manfaatkan, seumpama kita mau menaikkan penjualan kita, kita bisa manfaatkan ads di Facebook, Instagram, dan kita bisa bergabung dengan marketplace di Indonesia. Mereka sudah menawarkan banyak sekali program-program yang dapat membantu kita yang masih awal di dunia online," katanya menambahkan.
Irma juga meyakinkan pentingnya memiliki tim yang ahli dalam Digital Marketing, hal ini dapat membantu peningkatan Brand Awareness dan kedekatan dengan customer. "Kita juga selalu mendekatkan diri dengan para pelanggan, kita minta Ibu Rudy sendiri untuk membuat vlog tentang kesehariannya, Bu Rudy adalah sosok yang hangat, hal ini menjadi daya tarik yang membuat banyak pelanggan senang dengan brand ini."
Hal ini sejalan dengan pernyataan yang disampaikan oleh Arief Susanto, Founder & CEO Dus Duk Duk. Meski produk Dus Duk Duk awalnya hanya berupa prototype untuk tugas kuliah, Arief mampu mengembangkan usahanya hingga go-internasional. Hal ini tidak lepas dari upaya digital marketing yang ditekuninya.
Selain itu, pandemi tidak menghalangi usaha Arief untuk berhenti berinovasi. Kehadiran pandemi menyadarkan Arief bahwa ekspansi bisnis perlu untuk dilakukan, hingga pada akhirnya Ia mampu membuat merek dagang baru yaitu To Toys yang merupakan mainan anak-anak berbahan dasar kardus.
Kemudian produk Pack in Pack yang berfokus pada pembuatan kemasan produk berbahan dasar kardus. Hal ini sangat menginspirasi para pelaku UKM untuk terus berinovasi agar produknya tidak kalah saing di pasaran meski di tengah kegelisahan pandemi.
Sebagai informasi, Surabaya merupakan kota ke-25 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 yang sebelumnya telah dilakukan di Jambi. Gelaran webinar ini turut hadir dalam rangka memperingati hari jadi kota Surabaya yang ke-728 pada 31 Mei 2021.
Setelah Kota Surabaya, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Bogor pada 3 Juni 2021. Roadshow di 60 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Kapal Laut Makassar-Surabaya April 2025 dengan Jadwal Terbaru
-
UMK Academy Berikan Begitu Banyak Manfaat Bagi UMKM, Termasuk Kirim Produk Go Global!
-
Produk UMKM Bisa Go Global Lewat Pertamina UMK Academy
-
Penyaluran KUR Pekerja Migran Pindah ke BP2MI: Ini Kata Menteri UMKM
-
Kabar Duka! Legenda Persebaya Putut Wijanarko Meninggal Dunia
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
Terkini
-
Dari Desa untuk Warga, THR dan Jaminan Sosial Wujud Kepedulian Desa Wunut
-
Wanita Probolinggo Ditemukan Tewas Misterius di Pinggir Jalan
-
BRI Sokong UMKM Habbie: Minyak Telon dengan Ragam Aroma Terbanyak untuk Pasar Global
-
Jumlah Wisatawan ke KBS Surabaya Diprediksi Meningkat Hingga Hari Minggu
-
10 Korban Longsor di Jalur Cangar-Pacet Berhasil Ditemukan