SuaraJatim.id - Kabar ini datang dari Pemkab Bangkalan Madura Jawa Timur. Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ditunda.
Semula, pendaftaran rencananya akan dilaksanakan 31 Mei 2021, namun kini ditunda. Hal ini ditegaskan Plt kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan, Roosli Soeli Haryono.
Ia menyampaikan, saat ini pihaknya belum menerima adanya petunjuk pelaksanaan perekrutan tersebut dari pemerintah pusat.
"Masih menunggu dari pusat, karena ini kan program berlaku se-Indonesia. Nanti kalau sudah ada petunjuk baru kami bisa melaksanakan," katanya, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (1/6/2021).
Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Nono itu mengaku dalam perekrutan kali ini Bangkalan mendapatkan kuota lebih banyak yakni 1.161. Padahal pihaknya hanya mengajukan sebanyak 278 kuota.
"Alhamdulillah, Menpan RB memberikan kuota sangat banyak dari pengajuan kami yakni sebanyak 1.161 kuota," tambahnya.
Ia menyebutkan, dari jumlah 1.161 kemudian dibagi menjadi dua yakni sebanyak 965 untuk PPPK dan sisanya untuk CPNS. Dan dari kuota PPPK tersebut juga terbagi lagi menjadi dua.
"Kuota PPPK sebanyak 804 untuk guru dan 161 formasi untuk non guru," ujarnya.
Sementara itu, salah satu anggota Komisi A DPRD Bangkalan, Mahmudi menyampaikan perekrutan pegawai itu harus disesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada.
Baca Juga: Isi Surat Pengadaan CPNS dan PPPK Non-Guru 2021 dari BKN
"Jangan sampai menimbulkan defisit makanya harus disesuaikan. Sebab nanti pengaruhnya pada perkembangan Bangkalan sendiri," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Warga Madiun Gelar Doa Bersama, Berharap Bagian Tubuh Korban Pembunuhan Ditemukan
-
48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri
-
Angin Kencang Terjang Bondowoso, 4 Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp25 Juta
-
Tinggalkan Hotel Demi Jemput Istri Sah, Motif Cemburu di Balik Jagal Ibu dan Balita di Madiun
-
Buyback BRI Berlanjut, Aset Tumbuh 11,7% pada Semester I 2026