Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Jum'at, 11 Juni 2021 | 19:37 WIB
Nasi Pecel Yu Gembrot Madiun [instagram @yu_gembrot]

SuaraJatim.id - Siapa yang tak kenal dengan nasi pecel? Makanan sehat yang terdiri dari nasi, aneka sayuran, dan disiram dengan sambal kacang ini merupakan favorit orang Jawa pada umumnya.

Bicara soal nasi pecel, pasti tak jauh-jauh dari Madiun. Nasi pecel Madiun memang menjadi salah satu kuliner yang begitu melekat pada kota ini.

Jika ada kesempatan untuk menikmati keindahan kota di tengah Jawa Timur ini, jangan lewatkan untuk menikmati nasi pecel Madiun. Untuk sarapan, makan siang atau makan malam, sensasi yang ditawarkan selalu memberikan daya tarik tersendiri.

Di Madiun sendiri terdapat banyak sekali warung nasi pecel. Namun, ada beberapa warung yang sudah sangat terkenal. Tak hanya soal rasa, tetapi karena termasuk warung yang cukup legendaris. Berikut rekomendasi nasi pecel Madiun yang wajib kamu coba saat liburan ke Kota Gadis ini.

Baca Juga: Fadli Zon Tolak Rencana PPN Sembako: Pengusaha Kuliner Pasti Dirugikan

Nasi Pecel Yu Gembrot

Jika soal rasa, warung nasi pecel ini tak perlu diragukan lagi. Pasalnya, warung nasi pecel Madiun Yu Gembrot sudah meraih dua penghargaan sebagai The Best Nasi Pecel in Madiun, lho!

Seperti kategori penghargaan yang diterimanya, warung nasi pecel Yu Gembrot memang menyajikan sajian yang luar biasa bila berbicara rasa. Sayuran segar yang diguyur sambal bumbu kacang yang gurih, dinikmati bersama nasi hangat dan lauk sesuai pilihan, ditambah keripik tempe atau kerupuk uli sebagai pelengkap, dijamin kamu bakal nambah, deh!

Nasi Pecel 99

Warung nasi pecel selanjutnya adalah Depot Nasi Pecel 99. Dinamakan demikian karena terletak di Jalan Cokroaminoto No. 99, Kota Madiun, Jawa Timur.

Baca Juga: 5 Kuliner Es Legendaris di Kota Malang yang Wajib Kamu Coba

Depot yang sudah berdiri sejak tahun 1987 ini konon merupakan tempat favorit mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Ani Yudhoyono ketika berkunjung ke Kota Madiun. Hal ini terlihat dari beberapa foto beliau berdua yang sedang menikmati nasi pecel terpampang di dinding depot ini.

Nasi pecel di depot ini memang sudah tidak diragukan lagi rasa dan kualitasnya. Satu pincuk nasi pecel terdiri dari nasi dan beraneka ragam sayuran hijau, tauge, taburan lamtoro (petai cina), serundeng, daun kemangi, dan disiram dengan sambal pecel yang khas.

Sambal pecel ini dibuat dengan resep rahasia oleh pendirinya, yaitu Bpk. Karyono bersama sang istri, Ibu Herimurti.

Selain itu juga tersedia berbagai pilihan lauk pauk seperti daging empal, sate telur puyuh, babat, tempe, dan masih banyak lagi. Apabila bosan makan nasi pecel, kalian bisa mencicipi nasi rawon, ayam penyet, pecel lele dan nasi bali di depot yang buka setiap hari sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 01.00 dini hari ini.

Nasi Pecel Sri Tanjung

Berbeda dengan yang lainnya, warung yang terletak di sekitaran Jalan Cokroaminoto Kota Madiun ini tidak memiliki bangunan permanen. Nasi Pecel Sri Tanjung merupakan deretan tenda yang cukup panjang di depan etalase beberapa toko.

Karena bukan bangunan permanen, warung ini baru buka pada sore hari mulai pukul 18.00 sampai pukul 3.00 dini hari dan libur pada hari minggu. Soal rasa, nasi pecel di warung ini memang juara. Sepincuk nasi pecel dengan sayuran lengkap, sambal yang endes, dan pilihan lauk pauk membuat ketagihan untuk nambah lagi.

Tak heran banyak kendaraan seperti mobil dan motor berjejeran parkir di depannya sejak buka hingga tutup.

Nasi Pecel Mbak Lina – Alun-alun Madiun

Seperti Nasi Pecel Sri Tanjung, Nasi Pecel Mbak Lina juga tidak memiliki bangunan permanen. Warung yang berada di Alun - Alun Utara (Depan Pendopo Kabupaten Madiun), Manguarjo, Madiun ini buka mulai sore hari hingga tengah malam. Namun, biasanya nasi pecel ini sudah habis sebelum larut malam.

Saat pertama buka, pembeli sudah mengantri untuk mencicipi seporsi nasi pecel sembari berwisata di alun-alun. Selain nasi pecel komplit, di sini juga tersedia lauk pauk beragam. Seperti daging empal, telur, ayam, sate usus, tempe, dan masih banyak lainnya.

Kontributor: Fisca Tanjung

Load More