SuaraJatim.id - Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda terkonfirmasi positif Covid-19. Padahal belum lama ini telah disuntik vaksin Johnson & Johnson di Amerika.
"Walaupun setelah divaksinasi orang tetap bisa terinfeksi, saya tetap melihat itu sebagai jalannya (terbaik, red). Dan saya tetap menulis itu walau saya pun dinyatakan positif mendekati akhir pekan lalu (swab PCR Kamis sore, hasil Jumat siang, 24-25 Juni)," tulis Azrul dikutip dari timesindonesia.co.id --jejaring media suara.com, Rabu (30/6/2021).
Ia mengaku telah tiga kali disuntik vaksin Covid-19 dengan merek berbeda.
"Padahal, saya beberapa bulan lalu sudah dua kali suntik vaksin di Indonesia (Sinovac). Lalu, ketika akan pulang dari Amerika baru-baru ini, saya menambah suntik lagi vaksin Johnson & Johnson," imbuhnya.
Putra eks Menteri BUMN Dahlan Iskan itu juga mengaku menjalani banyak tes swab dalam tiga pekan terakhir.
"Sebelum pulang Amerika swab PCR. Begitu mendarat di Surabaya swab PCR. Setelah karantina lima hari swab PCR lagi. Semua negatif. Itu tiga kali PCR dalam tujuh hari," ungkapnya.
Meski positif terpapar virus, Azrul tidak merasakan gejala klinis apa pun. Diduga penularan bermula dari rekan gowesnya di Kediri.
"Saya dikabari kalau ada teman yang demam setelah dari Kediri. Hari itu, walau tidak ada gejala apa-apa, saya mengecekkan diri. Hasil swab antigen reaktif, dan sorenya saya segera swab PCR. Jumat siang, hasilnya keluar. Saya positif dengan nilai CT 17. Relatif baru," terangnya.
Sejak dinyatakan positif Covid-19 itu juga dirinya menjalani isolasi mandiri di rumah. Terpisah dari keluarga yang lain. Beruntungnya istri, tiga orang anak, asisten rumah tangga, dan supir Azrul dinyatakan negatif.
Baca Juga: Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di Surabaya Mendekati 100 persen
"Karena saya dianggap tidak apa-apa, tidak menunjukkan gejala apa-apa, beberapa teman menyarankan saya swab PCR lagi. Jangan-jangan false positive. Senin pagi (28/6), saya swab lagi di tempat berbeda. Saya berangkat sendiri. Nyetir sendiri. Swab-nya kan drive thru. Sorenya, hasil keluar. Masih positif. Dengan nilai CT 22,37. Kata teman dokter, berarti sudah di jalan yang benar menuju recovery," paparnya.
Meski tak merasakan gejala, dirinya juga mengaku telah menghubungi semua pihak yang ada kemungkinan terekspose dengannya dalam sepekan terakhir.
"Saya tidak minum obat aneh-aneh. Hanya disarankan Vitamin C 1000, Vitamin D 5000, Zinc, dan makan yang banyak sekali (yang jadi gurauan di kalangan teman gowes, yang selama ini sering adu kurus)," tulisnya.
Kondisinya yang tanpa gejala ini ia syukuri. Menurutnya, mungkin saja karena vaksin di Amerika itu bekerja membantu imun tubuhnya.
"Mungkin kalau saya tidak divaksin tambahan, kondisi saya mungkin beda dan saya tidak bisa menulis sepanjang ini. Yang pasti, teman saya yang bergejala adalah yang belum divaksin," jelasnya.
Maka dari itu Azrul Ananda sebagai Presiden Persebaya Surabaya yang diketahui memiliki banyak 'massa' ini meyakinkan bahwa vaksin adalah jalan terbaik. "Vaksin membantu mengeliminasi dampak terburuknya. Bisa kena, tapi tidak sampai sakit parah, tidak sampai masuk rumah sakit, tidak sampai mati," ujarnya dalam tulisan 'Saya Positif' (Covid-19).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bonceng Tiga Berujung Maut: Motor Gagal Salip, Pelajar 16 Tahun Terlempar ke Kolong Roda Raksasa
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Kinerja Solid, BRI Bagikan Dividen Tahun Buku 2025 Sebesar Rp52,1 Triliun Kepada Pemegang Saham
-
Senyum Semringah Jemaah Calon Haji Embarkasi Surabaya: Dokumen Siap, Biaya Tak Naik