SuaraJatim.id - Wabah Virus Corona yang dikenal dengan sebutan Covid-19 telah menjadi momok bagi masyarakat Indonesia bahkan negara-negara lain di dunia. Di Jatim sendiri, 20 kabupaten/kota dinyatakan zona merah.
Sesuai data yang dirilis media harian Covid-19 dari BNPB maupun Satgas Covid-19 Jatim per tanggal 9 Juli 2021, penambahan kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim sebanyak 2.530 kasus baru.
Sedangkan pasien yang berhasil sembuh bertambah sebanyak 1.9431 orang. Sedangkan yang meninggal dunia bertambah sebanyak 218 orang.
Secara kumulatif, situasi perkembangan Covid-19 di Jatim adalah orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 189.705 kasus sejak pandemi masuk ke Jatim. Rinciannya, sebanyak 162.029 orang berhasil sembuh, 13.663 orang masih dalam perawatan dan sebanyak 14.013 orang meninggal dunia.
Pantauan Suarajatim.id, jumlah kasus orang meninggal di tingkat RT/RW terus meningkat. Di Kecamatan Wonocolo misalnya, hampir setiap hari pengumuman kematian seakan berkejaran dengan suara adzan.
Betapa tidak, adzan yang hanya dikumandangkan sehari lima kali, hampir selalu dibarengi dengan pengumuman kematian. Tentu kondisi itu membuat masyarakat gelisah.
Mufid warga pendatang asal Gresik yang tinggal di Wonocolo juga menceritakan hal sama. Di kampungnya, dirinya juga mendapat kabar sama seperti di Surabaya. Banyak orang meninggal bergantian. Dalam seminggu bisa sampai 5-6 orang.
"Saya juga dapat kabar dari kampung. Di sana juga banyak tetangga yang meninggal. Ada yang sudah dinyatakan positif Covid-19 ada juga yang meninggal karena sakit tapi tidak diketahui positif atau tidak," terangnya pada Suarajatim.id, Sabtu (10/7/2021).
Adanya PPKM Darurat yang memasuki hari ke tujuh di Jatim mulai menunjukkan hasil. Meskipun hanya mampu menghambat laju kasus baru harian Covid-19 tidak lebih besar dibanding hari sebelumnya dan daerah yang masuk Zona Merah atau beresiko tinggi tidak bertambah.
Baca Juga: 4 Kasus Ganti Status Kelamin Ini Pernah Terjadi di Jawa Timur
Penambahan kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim sebanyak 2.530 kasus baru atau berkurang 21 kasus (2.551) dibanding sehari sebelumnya. Sedangkan pasien yang berhasil sembuh bertambah sebanyak 1.9431 orang. Sedangkan yang meninggal dunia bertambah sebanyak 218 orang.
"Tingkat kematian orang yang terpapar Covid-19 masih cukup tinggi di Jatim. Bahkan hari ini tertinggi sejak diberlakukan PPKM Darurat, yakni 218 orang sehari," kata jubir Satgas Covid-19 Jatim Dr Makhiyan Jibril Alfarabi, Jumat (9/7/2021).
Sekedar diketahui dalam sepekan pemberlakuan PPKM Darurat jumlah warga Jatim yang terpapar Covid-19 bertambah sebanyak 13.887 kasus aktif, atau jika dirata-rata sebanyak 1.984 kasus perhari.
Kemudian yang meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah sebanyak 1.037 orang atau rata-rata sebanyak 148 orang perhari. Sedangkan yang berhasil sembuh bertambah sebanyak 8.302 orang, atau rata-rata 1.186 orang perhari.
Sementara untuk kabuapaten/kota di Jatim yang masuk kategori resiko tinggi atau Zona Merah juga tidak bertambah yakni sebanyak 20 daerah. Rinciannya, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Kota Probolinggo, Lumajang, Kab Malang, Kota Malang, Kota Batu, Kab Pasuran, Sidoarjo, Kota Mojokerto, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Lamongan, Nganjuk, Kota Kediri, Ponorogo, Magetan dan Ngawi.
Daerah di Jatim yang menjadi penyumbang terbesar tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 adalah Banyuwangi 219 kasus, Ponorogo 176 kasus, Kab Malang 151 kasus, Bojonegoro 139 kasus.
Berita Terkait
-
4 Kasus Ganti Status Kelamin Ini Pernah Terjadi di Jawa Timur
-
Soroti Jatim, Luhut Minta Mobilitas Warga Dibatasi: Kuncinya Pengetatan
-
3 Stasiun di Jatim Layani Vaksinasi Bagi Penumpang Jarak Jauh, Cek Syaratnya di Sini
-
20 Daerah di Jatim Zona Merah Covid-19, Khofifah: Sementara Tinggal di Rumah ya Dulur!
-
Daftar 20 Daerah Zona Merah di Jatim
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kabar Duka: Nyai Hj Mahfudhoh Putri Pendiri NU KH Wahab Chasbullah Wafat di Usia 82 Tahun
-
Komplotan Curanmor di Surabaya Gunakan Kode Siulan Saat Beraksi, Tiga Residivis Ditangkap
-
Terjerat Dugaan Pungli, Oknum Lurah di Surabaya Dicopot Jadi Staf Perpustakaan
-
Dituding Santet Anaknya, Kakek 70 Tahun di Sampang Dihabisi Tetangga: Pelaku Tidak Menyesal
-
Berniat Bongkar Dinding, Kakek 69 Tahun di Magetan Tewas Tertimpa Tembok Rumah Tua