SuaraJatim.id - Di tengah pemberlakuan PPKM Darurat di Malang, Arema FC mempersilakan website resminya dijadikan sebagai lapak jualan UMKM warga.
Para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah itu dipersilakan mempromosikan jualannya di situs resmi klub. Ini bertujuan membantu para UMKM Malang menjual produknya selama PPKM darurat berlangsung.
Seperti dikabarkan media officer klub, para pemilik UMKM cukup mengirimkan foto usaha dan deskripsi produk yang ditawarkan lewat email redaksi@aremafc.com.
"Di situasi saat ini kita menyadari bahwa banyak yang melalui hari-harinya dengan tidak mudah, terutama bagi pelaku usaha. Maka kami dari Arema FC memiliki inisiatif untuk memberikan space khusus kepada pelaku usaha di website resmi klub aremafc.com," demikian disampaikan Media Officer Arema FC, Sudarmaji, Kamis (15/7/2021).
Dengan begitu, kata Sudarmaji, tawaran tersebut tentu menjadi kesempatan yang menarik bagi pelaku usaha, karena selama ini situs resmi Arema FC hanya berisi informasi seputar klub dan supporter.
Dikutip dari TIMESIndonesia, jejaring media suara.com, sejauh ini memang sudah banyak yang memanfaatkan akses untuk promosi di situs resmi Arema FC. Usaha yang ditawarkan juga bermacam-macam, mulai dari kuliner hingga clothing.
"Caranya juga cukup mudah, tentunya kami membuka ruang selebar-lebarnya kepada pelaku UMKM terutama di wilayah Malang Raya untuk memanfaatkan ruang yang secara khusus diberikan oleh Arema FC di situs resmi klub," ujar Sudarmaji.
“Semoga upaya sederhana ini bisa memberikan manfaat bagi teman-teman pelaku UMKM untuk membuka jalan agar usahanya dikenal lebih luas,” tandasnya.
Di Malang, aturan PPKM Darurat diterapkan secara ketat. Pelaku UMKM seperti restoran, kafe, warung makan dan pedagang kaki lima hanya boleh menerima layanan take away atau delivery. Tidak untuk makan di tempat. Hal inilah yang coba direspon oleh Arema FC.
Baca Juga: Warga Gondanglegi Malang Serukan Tidak Upload Berita Covid-19, Begini Alasannya
Berita Terkait
-
Warga Gondanglegi Malang Serukan Tidak Upload Berita Covid-19, Begini Alasannya
-
Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Malang Mencapai 81 Persen
-
Dukungan KKN UM Banjarejo 2021 dalam Kegiatan Olahraga di Rumah
-
Geger Video Teror Ketuk Pintu Rumah Warga di Malang, Pas Dilihat Kosong
-
Dukung PPKM Darurat, Arema FC Gratiskan UMKM Promosi Produk di Situs Resminya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Setelah 40 Hari, Mengapa Makam Pegawai Kejari Mojokerto Tiba-tiba Dibongkar?
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo