SuaraJatim.id - Peristiwa perampasan peti jenazah Covid-19 di Situbondo kembali viral di media sosial. Video berdurasi 19 detik tersebut beredar luas dibagikan grup warga Situbondo.
Dalam video itu nampak puluhan warga yang mengambil paksa peti jenazah dari mobil ambulans. Berdasar informasi, peristiwa itu terjadi di Dusun Karang Malang Desa Panji Kidul Kecamatan Panji Situbondo.
Kabar ini dibenarkan Ketua Satgas Covid-19 Desa Panji Kidul, Budiono, Rabu (21/7/2021). Tidak hanya mengambil paksa jenazah, puluhan warga bahkan merusak peti tersebut.
"Benar, ada peristiwa perampasan dan pengrusakan peti jenazah Covid 19 yang dilakukan warga, karena almarhumah merupakan warga kami. Seorang wanita berinisial SF (36) yang dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19," kata Budiono, dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Kamis (22/07/2021).
Lebih lanjut Budiono mengatakan, saat di rumah duka pihaknya telah memberikan pemahaman kepada keluarga dan warga lainnya.
"Sebelum mobil ambulans yang membawa jenazah tiba di rumah duka, saya sempat memberikan pemahaman kepada keluarga dan warga, bahwa, berdasarkan hasil swab PCR almarhumah positif Covid-19," katanya.
Budiono yang juga menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Panji Kidul menambahkan, pihaknya akan melakukan tes swab antigen kepada pihak keluarga dan warga yang terlibat perampasan paksa jenazah SF.
"Hal ini akan saya lakukan, sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Khususnya di Desa Panji Kidul," katanya.
Beberapa waktu lalu juga terjadi peristiwa serupa di Situbondo. Puluhan orang merampas jenazah Covid-19 di dalam ambulans kemudian menguburkannya sendiri.
Baca Juga: Warga Bondowoso Ngamuk Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19 dengan Peti
Tag
Berita Terkait
-
Warga Bondowoso Ngamuk Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19 dengan Peti
-
Terdampak PPKM, 77 Ribu Warga Situbondo Digelontor Bantuan Sosial
-
Nestapa Warga Situbondo Rumahnya Ludes Terbakar Jelang Idul Adha
-
Bikin Haru! Warganya Meninggal, Kades di Klaten Angkut Peti Jenazah Pakai Motor Dinas
-
Langka! Awan Berbentuk Lafaz Allah, Warganet: Semoga Ini Pertanda Baik Menjelang Idul Adha
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pangkas Biaya dan Jarak, Tim Ekspedisi Patriot ITS Surabaya Dekatkan Akses Beasiswa
-
CCTV Hotel Madiun Ungkap Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Ini Sosoknya
-
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Korban DIduga Dibakar hingga Dimutilasi
-
Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis
-
Berawal dari Laporan Orang Hilang, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Jadi Korban Pembunuhan