SuaraJatim.id - Bocah di Jember Jawa Timur ini masih beruntung. Wafer yang Ia makan segera dimuntahkan ketika merasa ada yang janggal. Benar saja, setelah dicek ada potongan silet dan staples dalam wafer tersebut.
Cerita ini disampaikan Mohammad Yasin, warga Jalan Cumpedak Kecamatan Patrang. Bocah yang memakan wafer tersebut adalah anaknya setelah menerima pemberian dari seorang pria misterius. Yasin pun segera melaporkannya ke kepolisian setempat.
"Kata anak saya waktu itu, ada laki-laki yang memberikan 3 bungkus wafer. Tidak kenal! Terus adiknya itu memakan satu wafer itu tapi kok terasa keras. Akhirnya dilepeh (dimuntahkan)," kata Yasin, saat dikonfirmasi, Senin (2/8/2021).
Saat dimuntahkan jajanan wafer itu, didapati ada potongan silet dan juga isi staples. "Ya isinya itu. Kemudian dua bungkus lainnya dibuka dan dicek isinya sama. Banyak itu (isi potongan silet dan staples) seperti yang kita lihat tadi itu," katanya menegaskan.
Saat diperiksa potongan silet dan staples itu berada di sela-sela lapisan wafer. Jadi, jika wafer itu langsung dimakan, maka potongan silet dan isi staples bisa ikut tertelan.
"Untung kemarin itu waktu wafernya digigit sempat terasa keras. Lalu dimuntahkan. Dari situlah akhirnya di dalam wafer diketahui ada potongan silet dan isi staples. Anak yang diberi wafer ini kemudian memberitahu orang tuanya," ujarnya.
Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo membenarkan. Ia mengatakan kalau wafer berisi potongan silet itu dibungkus dalam pembungkus plastik yang rapi. Sehingga kesannya wafer itu masih baru dan belum pernah dibuka.
"Pelakunya pria (yang memberikan). Identitas masih kita lidik. Kita imbau orang tua berhati-hati jika anaknya dikasih sesuatu oleh orang tak dikenal. Agar tidak menimbulkan hal yang berakibat fatal," kata Heri.
Sejauh ini, lanjut Heri, sudah ada dua orang tua yang melapor. Heri juga langsung memerintahkan anggotanya menuju rumah warga yang menjadi korban dari jajanan wafer tersebut.
Baca Juga: Heboh Pria Misterius Beri Wafer Berisi Potongan Silet ke Bocah, Begini Modusnya
"Jumat (30/7) kemarin kami mendapat laporan ada pria yang membagikan wafer ke anak-anak. Setelah dibuka, dalamnya ada potongan silet dan isi staples," kata Heri menegaskan.
Ia pun mengimbau agar orang tua berhati-hati. "Sasarannya anak-anak. Usia sekitar 3 sampai 9 tahun. Karena kejadian ini, saya imbau orang tua agar waspada," ujarnya.
Kontributor : Adi Permana
Berita Terkait
-
Heboh Pria Misterius Beri Wafer Berisi Potongan Silet ke Bocah, Begini Modusnya
-
Harga Daging Ayam Picu Deflasi 0,05 Persen di Jember
-
Geger Anak di Jember Makan Wafer Isi Silet Pemberian Pria Misterius
-
Polres Jember Tetapkan Tiga Perusak Ambulans Jenazah COVID-19 Jadi Tersangka
-
Termakan Isu Hoaks, 3 Warga Jember Ngamuk Rebut Paksa Jenazah Covid, Endingnya Jadi TSK
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Pendidikan di Ujung Tanduk: Saat Proyek KDMP Mengancam Eksistensi SDN Tegalrejo 1 Blitar
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan
-
Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri