SuaraJatim.id - Tahun baru Hijriyah, tepat pada 1 Muharram dalam sejarahnya dikaitkan dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.
Namun sebenarnya, ada sejumlah peristiwa penting lain dalam sejarah nabi-nabi yang terjadi pada Bulan Muharram ini, terutama hari Asyura tepat hari ke-10 Muharram. Meskipun, cerita itu terjadi jauh berabad-abad sebelumnya.
Namun Muslim mempercayai, semua peristiwa tersebut merupakan pelajaran yang amat berharga bagi generasi selanjutnya untuk memilih mana yang baik lalu harus diikuti dan mana yang buruk lalu ditinggalkan.
Hari sepuluh Muharram atau hari Asyura misalnya. Bagi ummat Islam tanggal itu merupakan hari bersejarah. Menurut beberapa riwayat disebutkan, banyak peristiwa penting terjadi di hari itu pada masa yang lalu.
Baca Juga: Kirab 4 Pusaka di Malam 1 Suro, Warga Pengkol Lestarikan Akulturasi Jawa dengan Islam
Dikutip dari NUOnline, peristiwa-peristiwa penting itu di antaranya disebutkan sebagai berikut:
(1) Nabi Adam 'alaihissalam bertobat kepada Allah dari dosa-dosanya dan tobat tersebut diterima oleh-Nya.
(2) Berlabuhnya kapal Nabi Nuh di bukit Zuhdi dengan selamat, setelah dunia dilanda banjir yang menghanyutkan dan membinasakan.
(3) Selamatnya Nabi Ibrahim 'alaihissalam dari siksa Namrud, berupa api yang membakar.
(4) Nabi Yusuf 'alaihissalam dibebaskan dari penjara Mesir karena terkena fitnah.
(5) Nabi Yunus 'alaihissalam selamat, keluar dari perut ikan hiu.
(6) Nabi Ayyub 'alaihissalam disembuhkan Allah dari penyakitnya yang menjijikkan.
(7) Nabi Musa 'alaihissalam dan umatnya kaum Bani Israil selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah. Beliau dan umatnya yang berjumlah sekitar lima ratus ribu orang selamat memasuki gurun Sinai untuk kembali ke tanah leluhur mereka.
Selain itu, ada banyak lagi peristiwa lain terjadi pada hari sepuluh Muharram tersebut, yang menunjukkan sebagai hari bersejarah penuh kenangan dan pelajaran yang berharga.
Sejumlah riwayat
Sayyidah Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wassalam menyatakan bahwa hari Asyura adalah hari orang-orang Quraisy berpuasa di masa Jahiliyah, Rasulullah juga ikut mengerjakannya.
Baca Juga: Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H, Jokowi Bicara Semangat Hijrah Saat Pandemi
Setelah Nabi berhijrah ke Madinah beliau terus mengerjakan puasa itu dan memerintahkan para sahabat agar berpuasa juga. Setelah diwajibkan puasa dalam bulan Ramadhan, Nabi s.a.w. menetapkan: "Barangsiapa yang menghendaki berpuasa Asyura puasalah dan siapa yang tidak suka boleh meninggalkannya." (HR. Bukhari, No: 1489; Muslim, No: 1987).
Berita Terkait
-
Jangan Salah Kaprah! Ini Lho Hukum Menikah di Bulan Suro seperti Aaliyah dan Thariq Halilintar
-
Ingin Umrah Lebih Khusyuk? Ini Keuntungan Berangkat ke Tanah Suci di Bulan Muharram!
-
Mudah Dihafal! Bacaan Doa Buka Puasa 11 Muharram Latin & Artinya
-
Rencana Aaliyah Massaid Menikah di Bulan Suro Tuai Gunjingan, Memang Boleh?
-
Puasa Muharram Sampai Tanggal Berapa? Jangan Sampai Terlewat, Ini Jadwal Lengkapnya!
Terpopuler
- Pamer Hampers Lebaran dari Letkol Teddy, Irfan Hakim Banjir Kritikan: Tolong Jaga Hati Rakyat
- Kekayaan Menakjubkan Lucky Hakim, Bupati Indramayu yang Kena Sentil Dedi Mulyadi
- Jairo Riedewald Belum Jelas, Pemain Keturunan Indonesia Ini Lebih Mudah Diproses Naturalisasi
- Jualan Sepi usai Mualaf, Ruben Onsu Disarankan Minta Tolong ke Sarwendah
- Bak Trio Ridho-Idzes-Hubner, Timnas Indonesia U-17 Punya 3 Bek Solid
Pilihan
-
Megawati dan Prabowo Subianto Akhirnya Bertemu, Begini Respon Jokowi
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Tegaskan ASEAN Solid dan Bersatu
-
Emas dan Bitcoin Banyak Diborong Imbas Ketegangan Perang Dagang AS vs China
-
Red Sparks Bangkit Dramatis, Paksa Set Penentuan di Final Liga Voli Korea 2024/2025
-
RESMI Lawan Manchester United di Malaysia, ASEAN All-Stars Bakal Dilatih Shin Tae-yong?
Terkini
-
Dua Gudang Penyimpanan Bahan Baku Sandal Milik Pabrik Sepatu Legendaris di Surabaya Ludes Terbakar
-
Pemprov Jatim Didesak Ikuti Jabar Tentang Pajak Kendaraan Bermotor, Kiai Asep Pasang Badan
-
Tembok Roboh di Area Pasar Kupang Gunung Surabaya, 1 Orang Tewas
-
Kartini Modern dan Peran KUR BRI Dalam Mendukung Suryani Sebagai Pejuang Ekonomi
-
Kondisi Muhammad Hidayat, Siap Tampil Saat Persebaya Lawan Persija Jakarta?