SuaraJatim.id - Jantung pisang biasanya diolah jadi kudapan. Tapi di Madiun, jantung pisang diubah jadi camilan keripik. Namanya Krijang alias Keripik Jantung Pisang.
Pembuatnya Wahyu Wisma Priyani, warga Jalan Gegonomanis G3/11 Kota Madiun. Ia khusus mengambil bunga dari jantung pisang untuk dijadikan makanan ringan atau snack.
Sekrang Krijang ini sudah menjadi oleh-oleh khas Madiun. Kreasi berbeda itu dia pilih karena menurutnya belum ada pelaku usaha lain yang membuat keripik serupa, yakni dari bunga jantung pisang.
Bagaimana cara membuatnya? Langkah pertama, jantung pisang dipisah antara kelopak dan bunga. Ambil bunganya, bersihkan, rebus sampai dirasa cukup empuk, untuk membuang getahnya.
"Setelah itu campur dengan tepung bumbu dan goreng hingga matang dan kering," kata Wahyu, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Rabu (11/08/2021).
Saat ini produknya sudah cukup dikenal. Wahyu selain melayani permintaan di Kota Madiun, juga mengirim permintaan luar kota seperti Bekasi, Sidoarjo dan Solo.
"Kami juga sempat mengirim permintaan dari Hongkong dan Filipina. Permintaan lewat TKI yang pulang kampung lalu menginformasikan kepada teman dan saudaranya yang masih ada di luar negeri," tambah Wahyu.
Selain original, snack Krijang punya beberapa varian rasa seperti balado, jagung manis, keju, barbeque, ayam bawang dan ekstra pedas. Harga jualnya di kisaran Rp10.000 untuk kemasan 50 gram, dan Rp17.000 untuk kemasan 100 gram, serta melayani pemesanan kiloan dengan harga berbeda.
"Di antara varian rasa tersebut, best sellernya snack Krijang rasa balado," kata Wahyu, warga Kota Madiun pelaku usaha keripik bunga jantung pisang.
Baca Juga: Bak Film Action, Detik-Detik Pengusaha Jakarta Loloskan Diri dari Aksi Penculikan
Berita Terkait
-
Bak Film Action, Detik-Detik Pengusaha Jakarta Loloskan Diri dari Aksi Penculikan
-
Pengusaha Jakarta Diculik dan Dibawa ke Madiun, Pelaku Minta Uang Tebusan Rp 5 Miliar
-
Bantu Angkut Tabung Oksigen, Mobil Tahanan Kejari Kota Madiun Berpartisipasi
-
Mengatasi BOR RS Rujukan Capai 82 Persen, Pemkot Madiun Bidik Asrama Haji dan Rusunawa
-
Fakta Baru Ica Puspita Tewas Membusuk Hamil 9 Bulan, Tubuh Penuh Luka
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo Berlanjut, Kejari Isyaratkan Ada Tersangka Baru
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub
-
Belum Padam, Kobaran Api Terus Merembet di TNBTS Meski Tim Gabungan Dikerahkan