SuaraJatim.id - Pemeriksaan yang dilakukan KPK di Kantor Ditreskrimsus Polda Jatim telah usai. Selanjutnya terduga yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) diterbangkan ke Jakarta.
Pantauan Suara.com, KPK bukan hanya menjaring Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Anggota DPR RI Hasan Aminuddin yang merupakan suami dari Bupati Probolinggo.
Namun ada beberapa orang terkait yang juga ikut terjaring. Hanya saja jumlahnya tidak bisa dipastikan karena petugas KPK enggan menjawab pertanyaan.
Begitu juga dengan Bupati Probolinggo. Ketika ditanya apakah OTT ini terkait jual beli jabatan, Puput Tantriana Sari hanya diam dan terus berjalan menuju bus polisi yang akan mengangkutnya ke Bandara Juanda.
Hasan Aminuddin, suami Puput yang merupakan mantan Bupati Probolinggo dua periode sejak 2003-2008 dan 2008-2013 juga diam.
Keluar dari ruang penyidik sekira pukul 11.15 WIB, Bendahara DPP Partai Nasdem itu terdiam sambil berjalan menuju bus dengan diikuti beberapa orang petugas KPK dan dikawal beberapa anggota Brimob bersenjata lengkap.
Untuk diketahui, usai dilakukan OTT di Probolinggo, petugas KPK langsung membawa terduga ke Polda Jatim sekira pukul 06.00 WIB.
Di Polda Jatim, KPK meminjam ruang Subdit Tipidkor Ditreskrimsus untuk melakukan pemeriksaan. KPK juga membawa tiga koper dan beberapa tas yang diduga merupakan barang bukti OTT.
Nasdem Prihatin
Baca Juga: Dikenal Baik, Fraksi Nasdem Terkaget-kaget Dengar Hasan Aminuddin Terjaring OTT KPK
Wakil Ketua DPW Nasdem Jatim Bidang Media dan Komunikasi Publik, Vinsensius Awey mengaku prihatin dengan penangkapan Hasan Aminuddin.
Hasan Aminuddin yang juga Anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem itu terjaring OTT KPK bersama Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari yang merupakan istrinya. Keduanya akan diperiksa KPK di Polda Jatim.
"Benar, dia (Hasan Aminudin) ialah kader kami yang juga anggota DPR RI Fraksi Nasdem," ujarnya, Senin (30/8/2021).
Seperti diketahui, selain anggota DPR RI, Hasan Aminuddin juga merupakan Bendahara di DPP Partai Nasdem. Adanya informasi yang masuk itu, Awey yang juga mewakili Ketua Nasdem Jatim mengaku terkejut.
"Kami Nasdem Jatim, adanya penangkapan kader kami, ini angat mengejutkan dan memprihatinkan," katanya menegaskan.
Lebih lanjut, mantan anggota Komisi C DPRD Surabaya itu menambahkan, pihaknya menyerahkan semua proses hukum ke pihak yang berwenang. "Ini baru awal. Kami biarkan proses hukum berjalan. Kami serahkan sebagaimana mestinya," tegas Awey.
Berita Terkait
-
Dikenal Baik, Fraksi Nasdem Terkaget-kaget Dengar Hasan Aminuddin Terjaring OTT KPK
-
Belum Jadi Tersangka Usai Kena OTT KPK, Nasdem Tegaskan Hasan Aminuddin Masih Kader
-
Begini Tampang Bupati Probolinggo dan Suami saat Diamankan di Mapolda Jatim
-
Lengkap! Segini Daftar Harta Kekayaan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari
-
KPK OTT Hasan Aminuddin, Suami Bupati Probolinggo Sekaligus Anggota DPR RI Kader Nasdem
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI
-
Kisah BRILink Agen di Bakauheni, dengan Modal Terbatas Kini Jadi Layanan Andalan
-
Desa BRILiaN Tompobulu Jadi Bukti Nyata Sinergi Potensi Lokal
-
Magnet Digital Mudik 2026: Trafik Indosat di Jatim Melejit, Malang Jadi Episentrum Utama
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru