- Asraf bin Sudami, jemaah haji asal Probolinggo, meninggal dunia di Makkah pada Kamis, 14 Mei 2026.
- Almarhum yang memiliki riwayat penyakit kronis sebelumnya telah berhasil menyelesaikan ibadah umrah wajib di Masjidil Haram.
- Jenazah Asraf telah dishalatkan di Masjidil Haram dengan dihadiri sang istri sebelum proses pemakaman di Makkah.
SuaraJatim.id - Udara subuh di Kota Suci Makkah baru saja merebak ketika kabar duka itu tersiar. Asraf bin Sudami (65), seorang jemaah calon haji asal Desa Kramat Agung, Kabupaten Probolinggo, mengembuskan napas terakhirnya tepat pukul 02.30 Waktu Arab Saudi, Kamis (14/5/2026).
Di balik kabar duka ini, terselip sebuah perjalanan spiritual yang tuntas. Meski maut menjemput sebelum puncak haji tiba, Asraf telah menyelesaikan satu janji sucinya. Dia sempat melaksanakan umrah wajib di bawah Kakbah, tujuh hari sebelum tubuhnya menyerah pada sakit.
Keberangkatan Asraf bersama kelompok terbang (kloter) 1 sebenarnya sudah diiringi kewaspadaan tinggi. Pria paruh baya ini masuk dalam kategori jemaah risiko tinggi (risti) karena riwayat kencing manis dan kolesterol. Namun, semangatnya untuk bertamu ke rumah Allah tak goyah.
Petaka kesehatan mulai datang pada 11 Mei lalu. Sesak napas dan demam tinggi memaksa Asraf dilarikan ke Rumah Sakit King Abdul Aziz.
Kondisinya terus merosot hingga kesadarannya perlahan menghilang. Di ruang ICU yang dingin, sebuah ventilator dipasang untuk menyambung napasnya yang kian berat akibat gagal napas.
"Kondisi kesehatan almarhum terus memburuk sejak Rabu hingga akhirnya beliau dinyatakan meninggal dunia di hari Kamis," ungkap Plh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin.
Bagi seorang muslim, wafat di Tanah Suci adalah sebuah "keistimewaan" yang kerap dirindukan. Begitu pula bagi istri almarhum yang setia mendampingi setiap langkah sang suami di Makkah.
Kesedihan itu berbalut ketenangan ketika ia diberi kesempatan terakhir untuk menatap wajah sang suami di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
Tak hanya itu, sang istri juga turut mengantarkan kepergian Asraf dalam prosesi shalat jenazah yang khidmat di Masjidil Haram, sebuah penghormatan terakhir yang disaksikan oleh ribuan jamaah dari seluruh dunia.
Baca Juga: Buntut Viral Intimidasi Turis China: Sopir Angkutan di Probolinggo Akhirnya Minta Maaf
"Istri almarhum sudah melihat jenazah dan mengikuti prosesi shalat jenazah langsung di Masjidil Haram," tambah Ervin. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Buntut Viral Intimidasi Turis China: Sopir Angkutan di Probolinggo Akhirnya Minta Maaf
-
Penjual Tempe Probolinggo Tak Berdaya Motornya Dirampas Begal Bercelurit
-
5 Jemaah Calon Haji Situbondo Batal Berangkat, 993 Lainnya Siap Bertolak ke Tanah Suci
-
Bikin Panik, Kemenhaj Pastikan Video Viral Jemaah Calon Haji Pacitan Tersesat di Mekkah Hoaks
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan
-
Pamit Cari Rumput Berujung Maut: Warga Probolinggo Ditemukan Tewas Penuh Luka di Hutan Sumber
-
ADVAN Ajak Komunitas Pelari Malang Hidup Aktif lewat Run Like a Pro
-
BRI Money Changer, Tukar Valas Kini Lebih Mudah di Lokasi Terdekat
-
Nekat! Kecanduan Judi Online, Dua Remaja Bobol 13 Sekolah di Tuban-Rembang