- Kecelakaan melibatkan truk dan pikap terjadi di jalur Ngawi-Karangjati pada Kamis pagi, 14 Mei 2026.
- Diduga akibat sopir mengantuk, pikap oleng dan menabrak truk, memicu kecelakaan beruntun dengan satu sepeda motor.
- Petugas mengevakuasi dua penumpang pikap yang terjepit sebelum melarikan seluruh korban luka ke RS Widodo Ngawi.
SuaraJatim.id - Kecelakaan beruntun terjadi pada Kamis pagi (14/5/2026), di Desa Karang Malang, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, jalur utama Ngawi-Karangjati.
Sebuah truk bermuatan makanan ringan dan mobil pikap "beradu banteng", mengubah pagi yang tenang menjadi panggung penyelamatan yang dramatis.
Benturan keras tersebut menyisakan pemandangan mencekam. Mobil pikap yang dikendarai Adi Prasetya (23) ringsek tak berbentuk di bagian depan.
Kabin kendaraan itu seolah mengunci raga Adi dan penumpangnya, Bagus Purnomo (30), dalam jepitan dashboard dan kemudi yang hancur.
Petugas gabungan yang tiba di lokasi segera berjibaku dengan waktu. Suasana terasa sangat tegang. Setiap gerakan alat pengungkit harus diperhitungkan dengan matang agar tidak menambah luka bagi korban yang merintih di dalam.
Bagus Purnomo berhasil dievakuasi lebih awal. Namun, sang sopir, Adi Prasetya, bernasib lebih sulit. Selama 30 menit penuh keringat dan ketegangan, petugas perlahan-lahan merenggangkan himpitan besi yang mengunci kakinya.
Di tengah kepungan kemacetan total yang mengular dari kedua arah, tubuh Adi berhasil dikeluarkan dan segera dilarikan ke RS Widodo Ngawi.
Di balik tragedi ini, ada "musuh tak terlihat" yang diduga menjadi pemicu yaitu rasa kantuk yang luar biasa. Bagus Purnomo, penumpang pikap, mengisahkan momen mengerikan tersebut.
"Saya sedang tidur, tiba-tiba terbangun karena sudah terjepit dashboard. Saya tidak tahu apa-apa, baru sadar setelah dievakuasi petugas," tuturnya dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Baca Juga: Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto
Suud Hariyadi (50), sopir truk bermuatan makanan ringan yang menjadi lawan tabrakan, memberikan kesaksian serupa. Dari arah barat, ia melihat pikap tersebut oleng ke kanan secara mendadak saat hendak mendahului kendaraan lain.
"Sepertinya sopirnya mengantuk. Mobilnya langsung oleng ke kanan dan menghantam truk saya. Setelah itu, ada sepeda motor dari belakang yang tidak sempat menghindar dan menabrak pikap yang melintang di jalan," jelas Suud.
Nahas tak hanya menimpa awak pikap. Sulistyoko (55), seorang pengendara sepeda motor asal Karangjati, ikut menjadi korban efek domino.
Ia yang melaju tepat di belakang pikap tak memiliki ruang untuk menghindar saat kendaraan di depannya mendadak berhenti dan melintang di badan jalan. Benturan keras pun tak terelakkan, membuat Sulistyoko harus menderita luka parah.
Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Ngawi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kendaraan yang terlibat, mulai dari truk yang penyok hingga bangkai pikap yang hancur, dievakuasi untuk memulihkan arus lalu lintas yang sempat lumpuh total.
Berita Terkait
-
Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto
-
Buntut Viral Intimidasi Turis China: Sopir Angkutan di Probolinggo Akhirnya Minta Maaf
-
Truk Kontainer Hantam Pohon di Pasuruan, Sopir dan Penumpang Tewas Terjepit
-
Truk Tangki Air Mineral Hantam Dua Ibu Rumah Tangga Hingga Terkapar di Jombang
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Kisah Inspiratif Mila Arlinda Ubah Stigma Peternakan, Dari 5 Ekor Domba Jadi Omzet Ratusan Juta
-
Ricuh Demo Grahadi Surabaya, Massa Berhoodie dan Bermasker Diduga Jadi Pemicu Kerusuhan
-
Khofifah Apresiasi BBIB Singosari atas Keberhasilan Produksi Semen Beku Sapi Wagyu dan Belgian Blue
-
Misteri Pria Ber-sweater Hitam: Jasad Tanpa Identitas Mengambang di Arus Dam Rolak 9 Mojokerto
-
Misteri Kematian ASN Bangkalan di Bandara Juanda: Sosok Pria Bermasker Jadi Sorotan