- Rumah Siti Khodijah di Gresik terbakar pada Kamis, 13 Agustus 2026, akibat anak yang bermain korek api.
- Petugas pemadam kebakaran dari Gresik dan Lamongan segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api tersebut.
- Peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp15 juta.
SuaraJatim.id - Tak ada yang mengira sebuah korek api bisa berubah menjadi petaka yang menghanguskan sebagian rumah milik Siti Khodijah di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik, Kamis (13/8/2026).
Insiden ini bermula dari kepolosan seorang anak yang tengah asyik bermain korek api di dalam rumah. Tanpa pengawasan orang dewasa, percikan api kecil dari korek tersebut sempat membuat sang anak kaget dan merasa kepanasan.
Refleks, ia mematikan api dan melempar korek tersebut ke arah tempat tidur. Namun, justru di sanalah bencana dimulai. Korek yang masih menyimpan bara itu mendarat di atas kasur yang empuk dan mudah terbakar.
Dalam hitungan detik, api menjilat kain, merambat ke busa kasur, dan segera membesar menjadi kobaran yang tak terkendali.
Melihat asap hitam mulai membumbung, seorang saksi bernama Rifa segera menghubungi call center pemadam kebakaran. Laporan masuk sekitar pukul 13.40 WIB, dan hanya dalam waktu dua menit, personel Damkar Pos Dukun langsung memacu armada mereka menuju lokasi.
Medan yang cukup menantang tak menghalangi petugas. Mereka tiba di lokasi pukul 14.10 WIB dan langsung berjibaku menjinakkan si jago merah. Menariknya, solidaritas antar-petugas pemadam kebakaran terlihat nyata di lapangan.
Damkar Kabupaten Gresik mendapat bantuan dari Damkar Kabupaten Lamongan Pos Paciran yang mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai.
"Petugas melakukan pengecekan kondisi atau size up untuk memastikan situasi benar-benar aman sebelum memulai pemadaman total," ujar Faical Irhansyah, petugas Damkar Gresik dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Beruntung, respons cepat petugas berhasil mencegah api merembet ke seluruh bangunan. Meski sebagian rumah ludes terbakar dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp15 juta, nyawa penghuni rumah berhasil diselamatkan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa memilukan ini.
Baca Juga: BPBD Pastikan Titik Api Karhutla Gunung Bromo di Probolinggo Padam
Setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan pembasahan hingga titik api benar-benar mati, petugas baru meninggalkan lokasi.
"Kami mengimbau kepada orang tua agar lebih waspada. Jangan biarkan anak-anak bermain dengan benda pemicu api, terutama korek api, tanpa pengawasan," tutup pihak Damkar dalam imbauannya.
Berita Terkait
-
BPBD Pastikan Titik Api Karhutla Gunung Bromo di Probolinggo Padam
-
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani
-
Karhutla Bromo Meluas Jadi 176 Hektare, Pemadaman Diperkuat Dua Helikopter dan Drone
-
Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari