- Sebuah truk kontainer mengalami rem blong dan menabrak pohon di Desa Bulukandang, Pasuruan, pada Selasa (12/5/2026) malam.
- Kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan pengemudi Sugiantoro dan penumpang Erwan Roosadi meninggal dunia di lokasi kejadian perkara.
- Polres Pasuruan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara serta melakukan olah tempat kejadian perkara terkait kegagalan mekanis truk.
SuaraJatim.id - Keheningan malam di Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Pasuruan, mendadak pecah oleh dentuman keras yang menggetarkan aspal.
Di bawah temaram lampu jalan pada Selasa (12/5/2026) malam, sebuah "raksasa besi" kehilangan kendali, mengubah perjalanan rutin menjadi tragedi maut yang memilukan.
Sebuah truk kontainer dengan nomor polisi N-8788-UR yang melaju dari arah selatan tak kuasa menahan bebannya sendiri.
Saat memasuki jalur menurun yang dikenal curam, sistem pengereman yang seharusnya menjadi pelindung justru berkhianat. Diduga akibat rem blong, truk tersebut meluncur liar tak terkendali.
Saksi mata menggambarkan betapa mengerikannya detik-detik saat kendaraan besar itu oleng ke kanan sebelum akhirnya menghantam pohon peneduh jalan dengan kekuatan penuh. Benturan itu begitu dahsyat hingga bagian depan truk ringsek parah, nyaris tak berbentuk.
Nahas, ruang kemudi yang menyempit akibat hantaman tersebut menjepit dua pria di dalamnya. Sugiantoro, sang pengemudi, dan rekannya, Erwan Roosadi, tak punya waktu untuk menyelamatkan diri. Keduanya dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita.
"Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di TKP, yakni pengemudi dan penumpang truk kontainer tersebut," ujar Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, Rabu (13/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kawasan Prigen memang dikenal dengan pemandangannya yang asri, namun bagi para pengemudi kendaraan besar, jalur ini adalah ujian nyali dan kelaikan mesin.
Penyelidikan awal kepolisian menunjukkan bahwa kombinasi medan jalan yang menurun tajam dan kegagalan mekanis menjadi pemicu utama kecelakaan tunggal ini.
Baca Juga: Truk Tangki Air Mineral Hantam Dua Ibu Rumah Tangga Hingga Terkapar di Jombang
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi jenazah kedua korban ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk keperluan visum.
Di sela-sela puing kendaraan yang ditaksir mengalami kerugian hingga Rp20 juta tersebut, Unit Laka Lantas Polres Pasuruan bekerja cepat melakukan olah TKP.
Berita Terkait
-
Truk Tangki Air Mineral Hantam Dua Ibu Rumah Tangga Hingga Terkapar di Jombang
-
Bonceng Tiga Tengah Malam, Pelajar 16 Tahun di Jombang Tewas Usai Terseret 4 Meter di Aspal
-
Update Tragedi MTsN 1 Bojonegoro: Dua Siswi Jalani Operasi Tulang, Sekolah Tempuh Jalan Damai
-
Kesaksian Mencekam Pembina Pramuka MTsN 1 Bojonegoro Lihat Puluhan Anak Didiknya Diterjang Mobil
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya
-
JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?
-
Kulakan Sabu di Makam Bangkalan, Pengedar Lintas Madura-Surabaya Diciduk
-
Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut
-
Lima Tahun Merger Pelindo, Standardisasi Jadi Kunci Efisiensi