- Seorang petugas keamanan berinisial Deky ditemukan tewas bersimbah darah di pos jaga kawasan Darmo Permai, Surabaya, Senin (11/5/2026).
- Pelaku pembunuhan adalah rekan kerja korban sendiri bernama OA yang ditangkap polisi kurang dari 24 jam setelah kejadian.
- Aksi keji tersebut dipicu oleh dendam dan perselisihan utang pinjaman online yang melibatkan akun milik korban sebagai tanggung jawab.
SuaraJatim.id - Senin pagi (11/5/2026) di kawasan ruko Darmo Permai seharusnya berjalan seperti biasa. Namun, sebuah kejanggalan kecil di Jalan Sukomanunggal Jaya, Surabaya, menjadi pembuka tabir sebuah tragedi yang memilukan.
SU, seorang petugas keamanan yang hendak masuk shift pagi, merasa ada yang tak beres. Jarum jam sudah melewati pukul 05.00 WIB, namun lampu-lampu kompleks masih menyala terang, melanggar prosedur tetap (SOP) yang biasanya dipatuhi dengan ketat.
Langkah kaki SU awalnya menuju musala, mencari sosok Deky (34), rekannya yang dikenal taat beribadah. Kosong. Pencarian berlanjut ke pos jaga, dan di sanalah pemandangan mengerikan tersaji. Deky terbujur kaku bersimbah darah.
Tak butuh waktu lama bagi tim gabungan Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek Sukomanunggal untuk memecahkan teka-teki ini. Kurang dari 24 jam, polisi berhasil membekuk pelaku. Ia bukan orang asing, melainkan OA (28), rekan kerja korban sendiri.
Di balik seragam yang sama, ternyata tersimpan bara dendam yang dipicu oleh pinjaman online (pinjol). Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, membeberkan motif di balik aksi keji tersebut.
Semuanya bermula dari urusan utang-piutang. OA meminjam uang melalui aplikasi pinjol menggunakan akun milik Deky. Uang tersebut dinikmati bersama, namun ketika tagihan datang, tanggung jawab menjadi abu-abu.
"Muncul konflik saat membahas siapa yang harus membayar. Karena menggunakan akun korban, Deky menagih pelaku. Namun, OA justru tersinggung dengan pembahasan tersebut," ungkap Edy dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Rasa tersinggung itu berubah menjadi amarah gelap. Dalam sekejap, OA yang sudah gelap mata mengambil sebilah pisau. Di dalam pos jaga yang sempit itu, ia menyerang Deky secara membabi buta.
Hasil autopsi menunjukkan betapa brutalnya serangan tersebut. Ada enam luka tusuk yang bersarang di tubuh Deky, mulai dari leher, dada, perut, punggung, hingga lengan dan siku kiri. Deky, sosok yang dikenal rajin beribadah itu, tewas di tangan orang yang setiap hari berjaga bersamanya.
Baca Juga: Tergiur Flexing Sang Teman, 84 Biduan Dangdut Jatim Terjebak Arisan Bodong Rugi Miliaran Rupiah
Polisi sempat mencurigai adanya motif perampokan karena ponsel korban hilang dari lokasi. Namun, dompet dan sepeda motor korban tetap utuh. Ternyata, penghilangan ponsel tersebut hanyalah upaya pelaku untuk menghilangkan jejak komunikasi sebelum ia diringkus.
Kini, OA harus menanggalkan seragam satpamnya dan menggantinya dengan baju tahanan oranye. Polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari pisau yang digunakan untuk membunuh, tiga ponsel, hingga hoodie hitam milik pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Perkuat Ketahanan Ekonomi PMI Lewat Program Pemberdayaan di Cirebon
-
Bukan Mahasiswa! Perusuh Demo Grahadi Ternyata Kuli Hingga Jukir, 6 Orang Positif Sabu
-
Misteri Video di Alun-alun Batu: Siapa Sosok yang Menemani Hari-Hari Terakhir Pejabat Bangkalan?
-
Nyawa di Ujung Gunting: Drama Ibu Muda di Tuban Lolos dari Sekapan Perampok Bertopeng
-
BRI Apresiasi Kepercayaan Pemerintah, Likuiditas Menguat untuk Dukung UMKM dan Sektor Riil