- Lima siswa MTsN 1 Bojonegoro tertabrak mobil Avanza saat latihan pramuka di halaman sekolah pada Jumat (1/5/2026).
- Dua siswa mengalami cedera tulang serius dan menjalani operasi, sementara tiga siswa lainnya diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
- Pihak penyedia proyek menanggung biaya pengobatan, namun Polres Bojonegoro tetap melakukan penyelidikan hukum atas insiden kecelakaan tersebut.
SuaraJatim.id - Ruang tunggu RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro diselimuti kecemasan pada Jumat (1/5/2026) siang. Di balik pintu ruang operasi, dua siswi MTsN 1 Bojonegoro harus berjuang melawan rasa sakit yang hebat.
Seragam pramuka mereka kini telah berganti dengan jubah operasi setelah sebuah insiden "Avanza Liar" mengubah keceriaan latihan mereka menjadi duka yang mendalam.
Kabar terbaru mengonfirmasi bahwa dari lima korban yang dilarikan ke rumah sakit, dua di antaranya mengalami luka permanen yang serius.
Sementara tiga rekan mereka telah diperbolehkan pulang, nasib berbeda harus dihadapi oleh dua rekan lainnya.
Kepala MTsN 1 Bojonegoro, Syaifuddin, membeberkan kondisi memprihatinkan yang dialami anak didiknya. Benturan keras dari mobil Avanza hitam bernopol AA-1239-RN itu mengakibatkan cedera tulang yang cukup parah.
"Satu korban harus dioperasi karena tulang pinggulnya bergeser, sementara satu korban lainnya mengalami keretakan tulang pada bagian tangan," jelas Syaifuddin dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kelima korban yang teridentifikasi adalah Zalfa Nur, Mesya Putri, Azka Askiya, Trisna Erigiona, dan Nikmatul Lisadah.
Bagi mereka, hari Jumat itu seharusnya menjadi pelajaran tentang kedisiplinan dan kerja sama, namun justru berakhir di atas bangsal rumah sakit.
Di tengah kemelut ini, pihak sekolah berupaya mengambil langkah bijak. Mengingat pengemudi mobil tersebut adalah Nurul Qomarulloh, seorang manajer proyek konstruksi yang tengah membangun fasilitas di lingkungan sekolah, Syaifuddin berharap ada penyelesaian yang tulus dan kekeluargaan.
Baca Juga: Kesaksian Mencekam Pembina Pramuka MTsN 1 Bojonegoro Lihat Puluhan Anak Didiknya Diterjang Mobil
Pihak penyedia proyek pun telah menyatakan komitmen penuh untuk membiayai seluruh pengobatan para korban hingga pulih total.
"Kami ingin menyelesaikan secara kekeluargaan, dan pihak penyedia sudah bersedia menanggung semua biaya," tegas Syaifuddin.
Namun, hukum tetaplah hukum. Meski ada kesepakatan damai di tingkat sekolah, Polres Bojonegoro memastikan bahwa penyelidikan tidak akan berhenti begitu saja.
Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana, menegaskan bahwa timnya telah mulai bergerak untuk menggali fakta.
"Penyelidikan sudah dimulai. Kami akan meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi," ungkap AKP Cipto.
Pembina pramuka, Nadif, menjelaskan bahwa mobil Avanza awalnya melaju ke arah pintu gerbang sekolah dan diduga hampir menabrak gawang.
Berita Terkait
-
Kesaksian Mencekam Pembina Pramuka MTsN 1 Bojonegoro Lihat Puluhan Anak Didiknya Diterjang Mobil
-
Jerit Histeris di Tengah Apel Pramuka: Saat Barisan Siswa MTsN 1 Bojonegoro Diterjang Mobil Proyek
-
Bus Haji Probolinggo Seruduk Rombongan Bekasi, Satu Jemaah Masih Berjuang di RS Al-Hayat
-
Kepanikan Pecah di Jabal Magnet: 47 Jemaah Calon Haji Probolinggo Alami Kecelakaan Bus
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta
-
Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember
-
Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was
-
Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk
-
Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit