- Sebanyak 47 jemaah haji asal Probolinggo mengalami kecelakaan bus di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada Selasa, 28 April 2026.
- Insiden tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan sang sopir harus dilarikan ke rumah sakit akibat cedera serius.
- Kementerian Agama memastikan kondisi jemaah kini stabil dan mereka dapat melanjutkan rangkaian ibadah haji di bawah pengawasan petugas.
SuaraJatim.id - Ibadah haji yang khusyuk mendadak berubah menjadi suasana mencekam bagi 47 jemaah calon haji asal Kabupaten Probolinggo. Selasa siang (28/4/2026), sebuah bus yang membawa rombongan Kloter SUB 2 Embarkasi Surabaya mengalami kecelakaan hebat di kawasan legendaris Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi.
Jabal Magnet selama ini dikenal dunia karena fenomena "anti-gravitasi"-nya yang unik, di mana kendaraan bisa bergerak menanjak meski dalam posisi mesin netral.
Namun, di jalur penuh misteri itulah, rombongan jemaah calon haji ini harus berhadapan dengan ujian fisik dan mental yang tak terduga.
Sebuah rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan betapa kacau kondisi di dalam bus sesaat setelah benturan terjadi. Suara takbir dan jerit ketakutan para jemaah terdengar bersahutan di tengah debu dan serpihan kaca.
Dalam insiden tersebut, dilaporkan lima jemaah mengalami luka-luka. Sementara itu, sang sopir bus harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius akibat benturan keras di bagian depan kendaraan.
Pelaksana Harian Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo, Ervin Syarif Arifin, bergerak cepat memberikan klarifikasi demi meredam keresahan keluarga di tanah air.
"Benar, ada 47 jemaah dalam satu bus tersebut. Lima orang mengalami luka ringan. Tiga di antaranya sudah kembali ke hotel setelah dirawat di klinik, sementara dua lainnya dirujuk ke rumah sakit di Madinah untuk observasi lebih lanjut," ungkap Ervin, Rabu (29/4/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Beruntung, ketangguhan fisik para jemaah dan kesigapan tim medis Arab Saudi membuat kondisi para korban cepat stabil.
Satu per satu jemaah yang sempat dirawat kini mulai kembali ke pemondokan dan bersiap melanjutkan rangkaian ibadah wajib mereka.
Baca Juga: Detik-Detik KA Dhoho Hantam Truk Mogok di Blitar, Sopir Lolos dari Maut
Kabar kecelakaan ini sempat memicu gelombang kecemasan luar biasa bagi kerabat jemaah di Probolinggo. Namun, Ervin memastikan bahwa seluruh jemaah berada di bawah pengawasan ketat petugas kloter dan tenaga kesehatan.
"Kami mengimbau keluarga di tanah air untuk tidak panik. Jemaah saat ini dalam keadaan sehat walafiat, stabil, dan sudah ditangani dengan sangat baik. Mereka tetap semangat melanjutkan ibadah haji," tegasnya.
Berita Terkait
-
Detik-Detik KA Dhoho Hantam Truk Mogok di Blitar, Sopir Lolos dari Maut
-
Aksi Brutal Mr X di Kamar Kos Probolinggo: Saat Tidur Jadi Tragedi Berdarah dan Pengkhianatan
-
Efek Domino Tragedi Bekasi: Tiga KA dari Surabaya Berhenti Melaju, Tiket Diganti 100 Persen
-
Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, KAI Madiun Batalkan 2 Jadwal Keberangkatan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Lima Korban KMP Mutiara Sentosa II Teridentifikasi, DVI Pastikan Bukan Tewas Terbakar
-
Lewat BRI Peduli, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Strategi Mengembangkan Usaha
-
Muktamar NU 2026 di Jombang, Hatim Gazali Dorong Lahirnya Pemimpin Berintegritas