- Legislator Gerindra, Achmad Syahri Assidiqi, tertangkap kamera bermain game Free Fire saat rapat dengar pendapat DPRD Jember.
- Kejadian pada Senin, 11 Mei 2026 tersebut terungkap melalui rekaman video jurnalis warga yang tersebar di media sosial.
- Tindakan tersebut memicu kemarahan publik karena dianggap tidak etis di tengah pembahasan isu kemiskinan dan stunting serius.
SuaraJatim.id - Senin (11/5/2026) siang di ruang rapat Komisi D DPRD Jember perhatian publik teralihkan dari angka-angka kemiskinan dan gizi buruk ke sebuah layar ponsel milik seorang legislator muda.
Adalah Achmad Syahri Assidiqi, legislator dari Partai Gerindra, yang tertangkap kamera sedang asyik bertempur dalam dunia Free Fire.
Dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com, tak hanya jemarinya yang lincah menekan layar, kepulan asap rokok pun tampak menemani aksinya di tengah rapat dengar pendapat yang sedang berlangsung terbuka itu.
Ironi ini terungkap secara tak sengaja. Yunus, seorang jurnalis warga yang mengelola akun media sosial Pak Jitu, awalnya berniat mengabadikan pernyataan serius legislator PKS, Achmad Dhafir Syah, tentang pentingnya kejujuran data stunting agar tidak dipolitisasi.
Sial bagi Syahri, ia duduk tepat di dekat jangkauan kamera ponsel Yunus. Alih-alih mendapatkan simpati atas diskusi kebijakan kesehatan, unggahan video Yunus pada Selasa (12/5/2026) justru memicu ledakan amarah netizen. Fokus publik bergeser total dari isu gizi buruk ke isu etika wakil rakyat.
Achmad Syahri Assidiqi bukanlah sosok sembarangan. Di usianya yang masih sangat muda, kelahiran 1999, ia merupakan representasi politisi milenial sekaligus "putra mahkota" dari tokoh politik senior Achmad Fadil Muzakki Syah (Lora Fadil).
Latar belakangnya sebagai mantan santri Pondok Pesantren Genggong dan perolehan suaranya yang mencapai 12.102 suara, peringkat kesembilan terbanyak di Jember, seharusnya menjadi modal moral yang kuat.
Saat dilantik pada Agustus 2024 lalu, Syahri dengan penuh percaya diri menyebut kemenangannya adalah buah dari pendekatan hati ke hati.
Hingga Rabu (13/5/2026) pagi, upaya konfirmasi yang dilayangkan awak media belum mendapatkan jawaban. Syahri dikabarkan sedang menjalankan tugas kunjungan kerja ke luar kota, meninggalkan jejak digital yang kini kadung mencoreng citra institusi DPRD Jember.
Baca Juga: Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
Berita Terkait
-
Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu
-
Tragedi di Balik Keindahan Teluk Love: Jasad Ali Makrus Akhirnya Ditemukan
-
Rp3 Miliar Menguap: Kejari Jember Naikkan Status Korupsi Bank Jatim Kalisat ke Penyidikan
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI
-
Skandal Narkoba Hotel Surabaya: 3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diciduk Teler, Ini Identitasnya
-
3 Anggota DPRD Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Bakal Lolos Penjara Lewat Jalur RJ
-
Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S
-
Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter