Wakos Reza Gautama
Rabu, 13 Mei 2026 | 10:51 WIB
Legislator Partai Gerindra Achmad Syahri Assidiqi tertangkap kamera jurnalis warga sedang bermain game daring Free Fire sembari merokok, saat sedang mengikuti rapat dengar pendapat membahas stunting (tengkes) di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (11/5/2026). [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Legislator Gerindra, Achmad Syahri Assidiqi, tertangkap kamera bermain game Free Fire saat rapat dengar pendapat DPRD Jember.
  • Kejadian pada Senin, 11 Mei 2026 tersebut terungkap melalui rekaman video jurnalis warga yang tersebar di media sosial.
  • Tindakan tersebut memicu kemarahan publik karena dianggap tidak etis di tengah pembahasan isu kemiskinan dan stunting serius.

SuaraJatim.id - Senin (11/5/2026) siang di ruang rapat Komisi D DPRD Jember perhatian publik teralihkan dari angka-angka kemiskinan dan gizi buruk ke sebuah layar ponsel milik seorang legislator muda.

Adalah Achmad Syahri Assidiqi, legislator dari Partai Gerindra, yang tertangkap kamera sedang asyik bertempur dalam dunia Free Fire.

Dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com, tak hanya jemarinya yang lincah menekan layar, kepulan asap rokok pun tampak menemani aksinya di tengah rapat dengar pendapat yang sedang berlangsung terbuka itu.

Ironi ini terungkap secara tak sengaja. Yunus, seorang jurnalis warga yang mengelola akun media sosial Pak Jitu, awalnya berniat mengabadikan pernyataan serius legislator PKS, Achmad Dhafir Syah, tentang pentingnya kejujuran data stunting agar tidak dipolitisasi.

Sial bagi Syahri, ia duduk tepat di dekat jangkauan kamera ponsel Yunus. Alih-alih mendapatkan simpati atas diskusi kebijakan kesehatan, unggahan video Yunus pada Selasa (12/5/2026) justru memicu ledakan amarah netizen. Fokus publik bergeser total dari isu gizi buruk ke isu etika wakil rakyat.

Achmad Syahri Assidiqi bukanlah sosok sembarangan. Di usianya yang masih sangat muda, kelahiran 1999, ia merupakan representasi politisi milenial sekaligus "putra mahkota" dari tokoh politik senior Achmad Fadil Muzakki Syah (Lora Fadil).

Latar belakangnya sebagai mantan santri Pondok Pesantren Genggong dan perolehan suaranya yang mencapai 12.102 suara, peringkat kesembilan terbanyak di Jember, seharusnya menjadi modal moral yang kuat.

Saat dilantik pada Agustus 2024 lalu, Syahri dengan penuh percaya diri menyebut kemenangannya adalah buah dari pendekatan hati ke hati.

Hingga Rabu (13/5/2026) pagi, upaya konfirmasi yang dilayangkan awak media belum mendapatkan jawaban. Syahri dikabarkan sedang menjalankan tugas kunjungan kerja ke luar kota, meninggalkan jejak digital yang kini kadung mencoreng citra institusi DPRD Jember.

Baca Juga: Skandal Tagihan Hantu di RS Jember: Saat Dana BPJS Rakyat Digerogoti Diagnosa Palsu

Load More