- Tiga pelajar mengalami kecelakaan motor di Jalan Raya Kepuhkembeng, Jombang, pada Jumat dini hari, 1 Mei 2026.
- Pengendara bernama Alfin meninggal dunia setelah motornya menabrak truk, sementara dua rekannya mengalami luka-luka serius.
- Satlantas Polres Jombang melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab kecelakaan yang melibatkan tiga penumpang motor.
SuaraJatim.id - Jarum jam menunjukkan pukul 00.45 WIB, saat mayoritas warga tengah terlelap, sebuah dentuman keras dan gesekan logam dengan aspal menjadi penanda berakhirnya nyawa seorang remaja di bawah langit malam yang kelam.
Tiga orang pelajar, yang seharusnya sedang beristirahat untuk menyambut hari esok, terlibat dalam insiden memilukan di Jalan Raya Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jumat dini hari (1/5/2026).
Mereka berboncengan tiga di atas satu unit sepeda motor Honda Vario bernopol S-22xx-ODI. Namun, perjalanan pulang itu justru berubah menjadi perjalanan terakhir bagi sang pengendara.
Korban tewas adalah Alfin, remaja berusia 16 tahun asal Desa Mancar, Peterongan. Malam itu, Alfin memacu kendaraannya dari arah timur ke barat. Di belakangnya, dua rekannya, Lukman (15) dan Rahma (16), turut menumpang.
Petaka bermula saat konsentrasi Alfin diduga pecah. Tepat di lokasi kejadian, sebuah truk besar mendadak terlihat berada searah di depannya. Dalam kondisi terkejut dan jarak yang sudah terlalu dekat, Alfin tak mampu menguasai keadaan.
"Motornya terjatuh lalu terseret di aspal sejauh kurang lebih 4 meter," ujar Zanu (23), seorang saksi mata dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Benturan keras dan seretan itu meninggalkan luka parah pada tubuh Alfin. Meski sempat dilarikan ke RSUD Jombang dengan harapan nyawanya bisa tertolong, namun takdir berkata lain.
Alfin mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit. Sementara itu, kedua rekannya, Lukman dan Rahma, harus menjalani perawatan intensif akibat luka-luka yang mereka derita.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengonfirmasi insiden maut tersebut. Pihaknya bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menggali keterangan dari saksi-saksi di lapangan.
Baca Juga: Tak Direstui, Pemuda di Jombang Nekat Masuk Kamar Tusuk Kekasih dan Adiknya
"Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan ini, termasuk mendalami faktor kelalaian maupun kondisi jalan di sekitar lokasi," ungkap Ipda Siswanto.
Berita Terkait
-
Tak Direstui, Pemuda di Jombang Nekat Masuk Kamar Tusuk Kekasih dan Adiknya
-
Update Tragedi MTsN 1 Bojonegoro: Dua Siswi Jalani Operasi Tulang, Sekolah Tempuh Jalan Damai
-
Kesaksian Mencekam Pembina Pramuka MTsN 1 Bojonegoro Lihat Puluhan Anak Didiknya Diterjang Mobil
-
Jerit Histeris di Tengah Apel Pramuka: Saat Barisan Siswa MTsN 1 Bojonegoro Diterjang Mobil Proyek
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sehari Sebelum Dilantik, Rektor UINSA Mangkir Panggilan Jaksa Terkait Dugaan Pungli Dosen Rp897 Juta
-
Berkat Laporan BNI, Oknum Agen Nakal Satu Per Satu Diringkus di Jember
-
Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was
-
Borok SPPG Terkuak Usai 37 Siswa di Kediri Keracunan: Daging Ditaruh di Bawah, Kucing Bebas Masuk
-
Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit