- Mobil Isuzu Panther menabrak rombongan pelajar peserta gerak jalan di Pacitan pada Rabu, 12 Agustus 2026.
- Enam pelajar mengalami luka-luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis setelah kejadian tersebut.
- Polisi menemukan sejumlah obat keras di dalam mobil dan masih menyelidiki penyebab kecelakaan.
SuaraJatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Isuzu Panther dan rombongan peserta gerak jalan terjadi di Jalan Raya Pacitan-Solo, tepatnya di Dusun Pagersari, Desa/Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Akibat kejadian itu, enam pelajar mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun mengalami luka berat dalam kecelakaan tersebut. Seluruh korban dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan penanganan medis.
"Seluruh korban mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Ipda Agustav Yunastianto melansir Beritajatim--jaringan Suara.com, Kamis (13/8/2026).
Kecelakaan bermula ketika Isuzu Panther bernomor polisi AB 1897 NQ yang dikemudikan Danang Setyawan melaju dari arah Pacitan menuju Solo.
Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang rombongan peserta gerak jalan yang tengah melintas di jalan raya.
Enam pelajar yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut yakni Muhammad Hafizh Fadila, Fiky Aditya, Elfa Hasbi Muzada, Adi Setiawan, Ario Pamungkas, dan Hafika Setya Wanavaraza.
Para korban mengalami sejumlah luka, di antaranya cedera kepala, memar pada bagian bahu dan punggung, serta luka pada tangan dan kaki. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan dilaporkan dalam kondisi sadar.
Polisi Temukan Obat Keras di Mobil
Baca Juga: Alphard Ringsek Dihantam Trailer, KH Anwar Zahid Tetap Berangkat Dakwah
Dalam proses penanganan kecelakaan, petugas menemukan sejumlah obat keras di dalam Isuzu Panther yang terlibat kecelakaan.
Barang yang ditemukan terdiri atas 20 butir alprazolam, dua butir tramadol, dan tiga butir trihexyphenidyl.
"Temuan obat-obatan tersebut telah kami koordinasikan dengan Satresnarkoba Polres Pacitan untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Sementara untuk penyebab kecelakaan masih kami lakukan penyelidikan," ujar Agustav.
Satlantas Polres Pacitan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga masih mendalami apakah temuan obat keras di dalam kendaraan tersebut memiliki keterkaitan dengan kecelakaan atau tidak.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara dan memastikan kondisi kendaraan maupun pengemudi dalam keadaan aman sebelum melakukan perjalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari