- Agustin, seorang pedagang tempe, menjadi korban pembegalan bersenjata celurit di Jalan Sunan Muria, Probolinggo, Kamis (7/5/2026) dini hari.
- Dua pelaku berhasil merampas sepeda motor Honda Beat milik korban setelah mengancamnya dengan senjata tajam di jalan sepi.
- Aksi brutal pelaku sempat disaksikan pedagang nasi kuning, namun saksi tidak dapat menolong karena diancam menggunakan celurit oleh pelaku.
SuaraJatim.id - Seperti hari-hari biasanya, Kamis (7/5/2026) dini hari, Agustin (36), warga Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Probolinggo ini memacu motornya menembus dinginnya udara subuh untuk menjajakan tempe di Pasar Niaga.
Sesampainya di Jalan Sunan Muria, ketenangan Agustin pecah oleh kilatan baja celurit. Dalam hitungan detik, rutinitas mencari nafkah itu berubah menjadi horor yang terekam jelas oleh kamera CCTV.
Motor Honda Beat bernopol N 5516 RD miliknya raib di tangan dua pria beringas yang tak segan mengincar nyawa demi sebuah harta.
Firasat buruk sebenarnya sudah hinggap di benak Agustin saat ia melintasi jalanan yang masih sepi. Dari kaca spion, sebuah motor Honda Vario tampak membuntutinya dengan gerak-gerik mencurigakan.
"Saya lihat ada motor mengejar terus. Saya sudah coba gas kencang, tapi tepat setelah tikungan, mereka langsung memepet dan memaksa saya berhenti," kata Agustin dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Keberanian Agustin sempat muncul. Begitu motor terhenti, ia dengan sigap mencabut kunci kontaknya agar pelaku tak bisa membawa kabur motor tersebut.
Ia berteriak sekuat tenaga, membelah kesunyian subuh, berharap ada tangan yang menolong. Namun, perlawanannya justru memicu keberingasan pelaku.
Sebilah celurit panjang diacungkan tepat di depan matanya. Di bawah ancaman maut, Agustin terpaksa merelakan kendaraan yang menjadi tumpuannya mencari sesuap nasi.
Tak jauh dari titik pembegalan, Sutrisno (55), seorang pedagang nasi kuning, menyaksikan drama mencekam tersebut. Nuraninya tergerak. Ia sempat berpikir untuk melakukan langkah nekat menabrakkan gerobak dagangannya ke arah para begal untuk melindungi Agustin.
Baca Juga: Skandal Cinta Terlarang di Balik Seragam: Video Viral di Mal Bongkar Aib Oknum ASN Probolinggo
Namun, nyali Sutrisno ciut saat salah satu pelaku menyadari gerakannya. Dengan tatapan dingin, sang begal mendekat sambil mengayunkan celuritnya ke arah Sutrisno.
"Saya mau menolong, mau saya tabrak pakai gerobak. Tapi salah satu begal malah mendekat sambil bawa celurit. Saya takut, karena dua-duanya bawa senjata tajam dan pakai helm," aku Sutrisno.
Hanya dalam sekejap, kedua pelaku tancap gas ke arah barat, meninggalkan Agustin yang terguncang dan Sutrisno yang terpaku di balik gerobaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
-
Kemenhut Berhasil Padamkan Kebakaran 30 Hektare di Gunung Rinjani
-
Ruko Fotokopi di Ponorogo Rata dengan Tanah Usai Perselingkuhan Terbongkar
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD