- Bupati Jember Muhammad Fawait merasa kaget melihat pejabat dan anggota dewan terbiasa merokok saat rapat resmi berlangsung.
- Kebiasaan ini menjadi sorotan publik setelah video anggota dewan merokok dan bermain gim saat rapat viral.
- Badan Kehormatan DPRD Jember tidak dapat memberi sanksi karena aturan tata tertib belum mengatur larangan merokok tersebut.
SuaraJatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait mengaku mengalami culture shock atau kaget budaya saat pertama kali memimpin di Jember.
Rekam jejaknya selama 10 tahun sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ternyata tidak menyiapkannya untuk melihat pemandangan yang ia temukan di Gedung Parlemen Jember yaitu kepulan asap rokok di tengah rapat-rapat penting.
"Saya kaget. Sepuluh tahun di DPRD Provinsi, kalau paripurna itu tidak ada yang merokok. Begitu masuk Jember, ternyata banyak sekali yang merokok. Bukan cuma anggota dewan, kepala dinas (OPD) juga ikut merokok," ungkap Fawait, Rabu (13/5/2026) malam dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Sentilan Bupati ini bukan tanpa alasan. Isu ini mencuat ke permukaan setelah viralnya video Achmad Syahri Assidiqi, politisi Gerindra yang tertangkap kamera asyik bermain gim daring sembari merokok saat rapat membahas stunting (gizi buruk).
Fawait melihat kejadian viral tersebut sebagai momentum untuk memperbaiki perilaku pejabat. Namun, ia juga memberikan komentar bernada sindiran yang menggelitik.
"Jangan-jangan yang merokok ini (Syahri) karena memang selama ini diperbolehkan di sana, cuma dia lagi apes saja kena viral," selorohnya.
Bagi Bupati Fawait, harapannya sederhana. "Mudah-mudahan aturannya segera diperjelas. Kasihan mereka yang tidak merokok."
Meski sorotan publik begitu tajam, upaya untuk menindak perilaku ini ternyata menabrak tembok tebal bernama birokrasi dan aturan internal.
M Holil Asyari, Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember, secara pribadi mengaku sangat terganggu dengan kebiasaan merokok di ruang tertutup.
Baca Juga: Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat
Sebagai seorang nonperokok, Holil merasa haknya untuk menghirup udara bersih terampas, apalagi dalam rapat-rapat sering dihadiri oleh ibu-ibu dan staf perempuan. Namun, sebagai "polisi etik" bagi anggota dewan, ia mengaku tidak berdaya.
"Saya bukan perokok, dan jujur terganggu. Kita di dalam kereta saja dilarang merokok, apalagi ini di dalam ruangan rapat," kata Holil.
Namun, saat ditanya soal sanksi, Holil hanya bisa menghela napas. BK "patah gigi" karena aturan tata tertib (Tatib) DPRD Jember ternyata tidak mencantumkan larangan merokok.
Selama sebuah tindakan tidak dilarang secara tertulis di Tatib, BK tidak memiliki dasar hukum untuk menjatuhkan sanksi.
"Merokok dalam kegiatan rapat tidak diatur dalam tata tertib. Jadi, kami kembalikan kepada kesadaran masing-masing individu," tambahnya.
Berita Terkait
-
Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat
-
KPK Perpanjang Masa Tahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
-
BK Tunggu Laporan Resmi Terkait Nasib Legislator Jember yang Main Gim saat Rapat Stunting
-
Viral Aksi Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Tengah Rapat Bahas Stunting
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
KPK Duga Sejumlah Kantor Pertanahan Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN Jatim
-
Geger Kerangka Manusia Ditemukan di Kawasan Hutan Kedungpring Lamongan
-
Korban KM Virgo Transport 8, Jenazah Taruno Akhirnya Pulang ke Madiun, Adik Masih Dicari
-
Waspada! Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Tembus 1,3 Kilometer
-
Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari