SuaraJatim.id - Sebelum memulai aktivitas sehari-hari, ada baiknya memanjatkan doa pagi hari agar segala yang dilakukan bisa mendaptkan keberkahan Allah SWT.
Sebagaimana tauladan umat muslim, Nabi Muhammad SAW yang selalu doa pagi hari bahkan hingga 100 kali. Diantara waktu membaca doa, Nabi Muhammad juga selalu melakukannya di pagi hari. Lalu apa saja doa pagi hari itu?
Sebagaimana suri tauladan umat muslim, kita juga patut melakukan apa yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW setiap pagi, supaya hidup kita dipenuhi berkah dan juga rezeki. Berikut kumpulan doa pagi hari.
Doa agar mendapat kasih sayang Allah SWT
Yaa awwalal awwaliin wa yaa aakhirol aakhiriina wa yaa dzal quwwatil matiin wa roohimal masakiin wa yaa arhamar roohimiin.
Artinya: "Wahai Yang Maha Awal di antara mereka yang awal, wahai Yang Maha Akhir di antara mereka yang akhir. Wahai Yang Memiliki Kekuatan, wahai Yang Menyayangi orang-orang miskin, wahai Yang Maha Pengasih di antara mereka yang pengasih."
Doa ini dikutip dari hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud.
Doa memohon rezeki yang halal dan baik
Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.
Baca Juga: Doa Qunut Lengkap dengan Bacaan Latin dan Artinya
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”
Doa memohon dijauhkan dari yang haram
Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.
Artinya: “Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).
Selain itu, sebagaimana disebutkan Imam an-Nawawi dalam kitab Al Adzakar (Kitab Induk Doa dan Dzikir), umat muslim juga dapat memanjatkan doa pagi hari seperti berikut ini:
Ashbahna wa ashbahal mulku lillahi wal hamdu lillahi, la ilaha illallahu wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir. Rabbi, as'aluka khaira ma fi hadzihil lailata wa khaira ma ba'daha, wa a'udzu bika min syarri ma fi hadzihil lailata wa khaira ma ba'daha. Rabbi, a'udzu bika minal kasli wa su'il kibari. A'udzu bika min 'adzabin fin nari wa 'adzabin dil qabri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun