SuaraJatim.id - Perahu penyeberangan dari Kecamatan Rengel, Tuban menuju Desa Semambung Kanor, Bojonegoro tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Rabu (3/11/2021). Penyebab perahu tenggelam diduga akibat kelebihan muatan.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, berdasar laporan yang ia terima, kejadian bermula saat perahu bermuatan kurang lebih tujuh sepeda motor dan berpenumpang lebih dari 10 orang itu berangkat dari tambangan Rengel menuju Semambung Kanor, namun di tengah perjalanan perahu tenggelam. Dugaan perahu terguling dan tenggelam karena kelebihan muatan ditambah arus deras
"Berdasarkan info awal lima orang penumpang selamat di pinggiran sungai Bengawan Solo Rengel dan sisanya masih dalam pencarian," katanya mengutip dari Antara, Rabu.
Hingga saat ini petugas gabungan dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dan dibantu masyarakat masih melakukan upaya pencarian terhadap puluhan korban lain.
Diberitakan, puluhan penumpang perahu tradisional yang menyeberangi Sungai Bengawan Solo dari Kecamatan Rengel, Tuban menuju Desa Semambung Kanor Bojonegoro tenggelam akibat perahu yang ditumpangi terbalik, Rabu (3/11/2021).
Humas Pemkab Bojonegoro Triguno yang dihubungi ANTARA membenarkan kejadian tersebut dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini melakukan penanganan atas kejadian tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB