Dalam buku Pengantar Studi Ilmu Al Quran yang dikarang Syaikh Manna Al Qaththan halaman 75, dijelaskan bahwa ada beberapa hal yang mencirikan sebuah surat masuk kategori Makkiyah.
Hal ini berpedoman pada penelitian yang dilakukan para ulama. Penelitian itu merujuk pada ciri khas gaya bahasa dan persoalan yang dibicarakan masing-masing ayat Makkiyah.
Ciri Khas Surat kategori Makkiyah:
- Surat surat yang didalamnya mengandung "ayat-ayat sajdah" adalah Makkiyah
- Setiap surat yang mengandung lafadz kalla, adalah Makkiyah. Lafazh ini hanya terdapat dalam separuh terakhir dari Al Quran, dan disebutkan sebanyak 30 kali dalam 15 surat.
- Setiap surat yang mengandung "ya ayyuhan-nas" dan tidak mengandung "ya ayyuhal-ladzina amanu," adalah Makkiyah, kecuali Surat Al-Hajj yang pada akhir surat terdapat ya ayyuhal-ladzina amanurka'u wasjudu. Namun demikian, sebagian besar ulama berpendapat bahwa ayat tersebut adalah ayat Makkiyah.
- Setiap surat yang mengandung kisah para nabi dan umat terdahulu adalah Makkiyah, kecuali surat Al Baqarah.
- Setiap surat yang mengandung kisah Adam dan Iblis adalah Makkiyah kecuali surat Al Baqarah
- Setiap surat yang dibuka dengan huruf muqatha'at atau hijai seperti Alif Lam Mim, Alif Lam Ra, Ha Mim dan lainnya, adalah Makkiyah, kecuali surat Al Baqarah dan Ali Imran, Adapun surat Ar-Ra'ad masih diperselisihkan.
Mempelajari Surat Makkiyah dan Madaniyah
Mempelajari sebuah surat tergolong Makkiyah atau Madaniyah bukan sebuah kewajiban. Pada buku Pengantar Studi Ilmu Al Quran, Al Qadhi abu Bakar bin Ath-Thayyib Al Baqillani dalam Al-Intishar menegaskan bahwa "pengetahuan tentang makkiyah dan Madaniyah mengacu pada hafalan pada sahabat dan tabi'in.
Tidak ada satupun keterangan yang datang dari Rasulullah mengenai hal itu, karena beliau tidak diperintahkan untuk itu, dan Allah tidak menjadikan ilmu pengetahuan itu sebagai kewajiban umat."
Namun tetap ada faedahnya ketika umat Muslim mempelajari pengetahuan tentang Makkiyah dan Madaniyah. Ketika itu, para ulama memang meneliti Al Quran, ayat demi ayat, surat demi surat, untuk ditertibkan sesuai dengan turunnya, dengan memperhatikan waktu, tempat dan pola kalimat.
Lebih dari itu, mereka mengumpulkan antara waktu, tepat dan pola kalimat. Cara itu merupakan suatu kecermatan yang memberikan kepada peneliti gambaran mengenai kebenaran ilmiah tentang ilmu Makkiyah dan Madaniyah.
Berikut ini tiga faedah mempelajari Makkiyah dan Madaniyah:
Baca Juga: Keistimewaan Dua Ayat Terakhir Surat Al Baqarah Ayat 285-286, Sering Dibaca
- Untuk dijadikan alat bantu dalam menafsirkan Al Quran.
- Meresapi gaya bahasa Al Quran dan memanfaatkannya untuk metode berdakwah menuju jalan Allah
- Mengetahui sejarah hidup Nabi melalui ayat-ayat Al Quran
Demikian ini pembahasan tentang Surat Al-Kautsar diturunkan di kota Mekkah, termasuk ciri dari surat kategori Makkiyah dan faedah dari mempelajari hal tersebut.
Kontributor : Lukman Hakim
Berita Terkait
-
Arti Mimpi Dikasih Al-Quran oleh Seseorang, Pertanda Baik atau Buruk?
-
Felix Siauw Kupas Tuntas DNA Islam di One Piece, Gol D Roger Cerminan Kisah Al-Qur'an?
-
Surat Ar-Rahman Ayat 1-78: Lengkap Full, Arab, Latin, dan Terjemahnya
-
Mengunjungi Pameran Mushaf Al Quran Langka di Masjidil Haram
-
Berkunjung ke Museum Astronomi The Makkah Clock Tower
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
BRI Kembali Jadi Pemimpin, Portofolio Sustainable Finance Tembus Rp807,8 Triliun
-
Demo Ojol Ricuh di Surabaya, Massa Lempari Gedung Negara Grahadi
-
Demo Ojol di Grahadi Berujung Ricuh, Motor Dibakar, Gas Air Mata Ditembakkan
-
Surabaya Marketing Week 2025 Dorong Pemanfaatan AI untuk Daya Saing Ekonomi Jawa Timur