SuaraJatim.id - Polisi telah mengamankan 10 orang terduga pelaku penganiayaan dan pencabulan siswi SD di Kota Malang, Jawa Timur. Penyidik dari Polresta Malang Kota masih melakukan pendalaman kasus, termasuk memeriksa pelaku asusila diketahui berinisial Y.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yuda Riambodo mengatakan, motif penganiayaan secara beramai-ramai hingga videonya viral di media sosial ini, lantaran istri Y memergoki aksi pencabulan tersebut.
“Motif yang kita dalami, adanya kekesalan karena melihat suami siri (Y) tidur dengan seorang perempuan. Sehingga teman-teman istri kesal. Ini yang memicu kejadian pengeroyokan. Korban dan pelaku (pengeroyokan) saling mengenal,” ujar Tinton, Selasa, mengutip dari Beritajatim.com jejaring media Suara.com, Selasa (23/12/2021).
Kekinian, 10 terduga pelaku telah diamankan di Mapolresta Malang Kota. Seluruhnya diketahui masih berstatus di bawah umur. Seorang terduga pelaku pencabulan Y dan istri diketahui menikah secara agama atau nikah siri karena usia di bawah umur.
Kompol Tinton menambahkan, korban belum bisa dimintai keterangan secara detail lantaran kondisi kejiwaannya yang tidak stabil.
“Korban harus dilindungi karena psikologisnya belum begitu stabil. Saat ini tim trauma healing juga melakukan upaya, sehingga kita mendapat keterangan dari korban,” tandasnya.
Perlu diketahui, korban selama ini tinggal di sebuah panti asuhan di Kota Malang sejak usia 6 tahun. Ibunya merupakan pekerja rumah tangga, sedangkan sang ayah mengalami gangguan jiwa. Korban saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas VI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Percepatan Tanam: Produksi Naik 5 Persen, Target Ekspor Beras
-
Pendidikan di Ujung Tanduk: Saat Proyek KDMP Mengancam Eksistensi SDN Tegalrejo 1 Blitar
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan
-
Drama Penyekapan Lansia di Surabaya: Uang Rp2 Miliar Dikuras Kekasih Anaknya Sendiri
-
Peringatan Hardiknas di Grahadi, Gubernur Khofifah Puji Kreativitas Vokasi Jatim