SuaraJatim.id - Video sejumlah warga mencari keluarganya paska erupsi Gunung Semeru viral di TikTok. Dalam unggahan video itu nampak sejumlah warga kembali ke rumahnya mencari kerabat mereka.
Seorang bapak mengendarai sepeda motor juga nampak menerobos jalanan berlumpur dengan pemandangan permukiman warga yang sudah hancur atapnya. Ia nampak kebingungan mencari istrinya.
"Bojoku ndek endi iki? (Istriku di mana ini)," terdengar suara si bapak itu bertanya kepada perekam video. Video ini diunggah akun TikTok @cah_madiun7.
"Yo embo (Ya tidak tahu)," jawab si perekam yang lantas mengajaknya mencari ke arah jalan yang mereka tuju.
"Seng penting keluarga saiki ngene iki (Yang penting keluarga gini ini).." terdengar suara warga lainnya.
Perekam video nampak menyorot kondisi terkini paska erupsi. Abu nampak menutupi akses jalan, halaman rumah, dan merusak permukiman warga.
Ia juga menjelaskan kalau lahar bahkan sampai ke balakang rumah warga tersebut. Kondisi lahar bahkan masih panas dan nampak masih berasap. Sementara pencarian mereka terhenti sebab akses jalan tertutup lahar tersebut.
Karena akses jalan tertutup, mereka nampak kebingungan bagaimana caranya menerobos lahar yang masih panas itu. Di sisi lain, dalam dialok mereka terdengar kalau sepertinya masih ada warga terjebak di perumahan yang lokasinya masih cukup jauh dan harus ditempuh dengan menerobos lahar tersebut.
"Mohon doanya agar diberi keselamatan yang berada di sana (lokasi warga terjebak)," demikian suara perekam.
Baca Juga: 82 Gardu Listrik di Lumajang Padam, PLN Sulit Jangkau Lokasi Erupsi Gunung Semeru
"Ya apa iki mlebu, kuat apa ga?," Ia melanjutkan.
Sebelumnya, penanganan dampak letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, sampai saat ini dilaporkan sudah ada 300 kepala keluarga mengungsi.
Kemudian, sebanyak satu warga meninggal dunia, dua orang hilang, delapan sampai sepuluh orang terjebak, 70 orang dibawa ke puskesmas sebab luka bakar, lalu 300 keluarga mengungsi.
Saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mengirim tim reaksi cepat serta bantuan logistik berupa makanan, tenda, dan selimut untuk membantu penanganan dampak erupsi Gunung Semeru di wilayah Jawa Timur.
"BNPB terlebih dahulu sudah mengirimkan tim reaksi cepat untuk mendampingi BPBD Kab. Lumajang dan BPBD Provinsi Jawa Timur via darat dengan membawa logistik seperti selimut, makanan siap saji, terpal, tenda darurat, dan logistik dasar lainnya," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Minggu (05/12/2021).
Kepala BNPB pada Minggu pagi bertolak ke Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, untuk meninjau daerah yang terdampak letusan Gunung Semeru serta memastikan evakuasi dan penanganan korban bencana berjalan tepat dan cepat.
Berita Terkait
-
82 Gardu Listrik di Lumajang Padam, PLN Sulit Jangkau Lokasi Erupsi Gunung Semeru
-
Kondisi Terkini Pasca Erupsi Gunung Semeru, Perkampungan Tertimbun Abu Setinggi Atap
-
Setelah Letusan Kemarin, Aktivitas Gunung Semeru Lumajang Masih di Level II Waspada
-
Hati-hati! Semeru Erupsi, Gunung Merapi Kini Siaga Level III
-
PVMBG Ungkap Abu Vulkanik Gunung Semeru Bisa Menyebar Lebih Jauh
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban
-
Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir
-
Tidak Ada Berita Seharga Nyawa: Aksi Solidaritas Wartawan untuk 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau