SuaraJatim.id - Jembatan Perak, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur bakal dibangun kembali pada 2022. Jembatan yang juga dikenal Gladak Perak itu terputus akibat bencana erupsi Gunung Semeru, pada Sabtu (4/12/2021) lalu.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, pemerintah akan membangun kembali jembatan yang menghubungkan Lumajang - Malang tersebut, 2022 mendatang.
“Kami pastikan jembatan Gladak perak akan dibangun lagi tahun depan (2022) dengan estimasi waktu pengerjaan 9 bulan,” kata Thoriq, mengutip dari Beritajatim.com jejaring media Suara.com, Rabu (8/12/2021).
Bupati Thoriq menjelaskan, jembatan akan dibangun dengan konstruksi yang berbeda dari jembatan sebelumnya. Konsep utamanya, yakni jembatan yang tahan bencana.
“Pembangunan jembatan dengan konstruksi dan pondasi yang berbeda. Polanya, jembatan harus tahan bencana karena di situ adalah aliran lahar Semeru,” jelasnya.
Masih kata Thoriqul, yang kedua adalah, dalam waktu cepat dan segera akan dibangun jembatan gantung di kawasan jembatan Gladak Perak.
“Sebagai percepatan akses, secepatnya dan segera akan kita buat jembatan gantung dulu. Sehingga bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda tiga.
Seperti diberitakan sebelumnya, letusan gunung Semeru menyebabkan awan panas guguran dan menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro, Lumajang, Sabtu (4/12/2021). Akibat bencana ini, 4.250 jiwa mengungsi dan tersebar pada beberapa titik di Kabupaten Lumajang dan hanya ada satu titik masing-masing di Kabupaten Malang dan Blitar.
Sementara, untuk korban jiwa mencapai 34 orang. Sejumlah 10 diantaranya belum teridentifikasi.
Baca Juga: Penyebab Jembatan Perak Ambruk saat Erupsi Semeru, Begini Penjelasan PUPR
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Gubernur Khofifah Tinjau PG Ngadirejo Milik PT SGN, Optimis Capai Target Swasembada Lebih Cepat
-
Dua Dekade Lumpur Sidoarjo: Ekosistem Sungai Porong yang Tercekik dan Ikan yang Terdeformasi
-
Bak Film Aksi, Pengedar Sabu di Bangkalan Kabur Lewat Genteng Lalu Nyungsep dari Plafon