Misalnya sholat duhur. Waktu sholat duhur yakni mulai tergelincirnya matahari dari pertengahan langit menuju arah barat. Saat itu merupakan awal mula atau masuk waktu duhur.
Namun, seiring berkembangnya zaman dengan menggunakan ilmu falak, waktu sholat bisa diketahui melalui jam, detail mulai jam berapa hingga menit ke berapa waktu masuk sholat.
3. Menutup aurat
Semua ulama empat mazhab sepakat jika menutup aurat adalah syarat sah sholat. Jika aurat tidak ditutup maka sholatnya tidak sah atau tidak diterima.
Batas aurat pria mulai dari pusar hingga lutut. Meski demikian, seorang laki-laki sangat dianjurkan memakai pakaian tertutup dan rapi saat melakukan sholat.
Sedangkan batas aurat perempuan yakni seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan.
4. Suci badan, pakaian dan tempat dari najis
Bersuci atau bersih-bersih disebut thaharah. Di dalam Islam, bersuci itu menghilangkan dua hal, yakni hadas dan najis. Hadast adalah sesuatu yang membatalkan keadaan suci seseorang secara syariat serta menghalangi sahnya ibadah yang letaknya berada di badan.
Sedangkan najis adalah kotoran yang menempel di tubuh, pakaian atau tempat. Maka agar sholatnya sah, harus suci dari hadas dan najis yang ada di badan, pakaian dan tempat.
Baca Juga: Sebutkan Syarat Menjadi Imam, Begini Penjelasannya
5. Menghadap kiblat
Kiblat umat Islam saat sholat adalah ka'bah. Jika mengetahui wujud ka'bah seperti sedang sholat di masjidil haram, maka orang itu wajib menghadap ka'bah. Namun jika jauh dari ka'bah atau luar negara, seperti Indonesia bisa dilakukan dalam dua kondisi.
Pertama, menghadap ke arah adanya ka'bah. Jika di Indonesia, posisi ka'bah berada di sebelah barat. Jadi tidak harus menghadap tepat ke arah ka'bah. Kedua, menghadap ke ka'bah berdasarkan penggunaan alat kompas atau aplikasi canggih saat ini.
Sementara itu, orang yang dalam perjalanan, dalam bus atau pesawat diperkenankan menghadap sesuai arah melaju kendaraan yang dinaiki.
Selain syarat-syarat di atas, saat sholat seseorang diperintahkan untuk melakukan hal berikut:
- Tidak bicara ketika sholat
- Tidak banyak bergerak saat sholat (selain gerakan sholat)
- Tidak sambil makan dan minum
- Tidak ada keraguan apakah sudah takbiratul ihram
- Tidak berniat memutus sholat
- Tidak menggantungkan kebatalan sholat dengan apapun
Demikian penjelasan mengenai syarat sah sholat. Semoga bisa menambah pengetahuan sekaligus mengamalkan apa yang telah disyariatkan dalam Islam, khususnya dalam hal shalat.
Berita Terkait
-
Bolehkan Sholat Isya di Jam 3 Pagi? Cek Hukumnya Menurut Syariat
-
Bolehkah Sholat Tanpa Menunggu Komat? Ini Hukumnya untuk Umat Muslim
-
Pakai Bedak Waterproof Sah atau Tidak untuk Salat? Ini Hukumnya dalam Islam
-
3 Doa Setelah Salat Dhuha Lengkap dengan Artinya, Pembuka Pintu Rezeki
-
Niat dan Tata Cara Salat Istisqa untuk Memohon Hujan
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur
-
36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM
-
Gubernur Khofifah Sampaikan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya Saat Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81Jatim