SuaraJatim.id - Warga pesisir Pamekasan, Jawa Timur diimbau mewaspadai potensi banjir rob atau banjir pasang air laut.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, berdasarkan prakiraan dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), potensi banjir rob terjadi antara pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
Selain Pamekasan, lanjut dia, pasang maksimum air laut juga diperkiraan berpotensi terjadi di pesisir Pantai Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Fenomena pasang maksimum air laut yang berpotensi menyebabkan banjir rob itu diperkirakan dapat mencapai ketinggian antara 130 hingga 140 sentimeter dari permukaan laut.
"Ini sesuai dengan pemberitahuan tertulis yang diterima BPBD Pemkab Pamekasan hari ini," katanya seperti diberitakan Antara, Kamis (16/12/2021).
Berdasarkan data BPBD Pemkab Pamekasan, banjir rob akibat pasang air laut maksimum biasanya terjadi di pesisir Pantai Talang Siring di Desa Kaduara Barat, Pantai Jumiang di Kecamatan Pademawu dan Pantai Branta di Kecamatan Tlanakan.
"Kami sudah mengutus tim untuk menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat disana agar lebih diperhatian, sehingga masyarakat bisa lebih waspada," kata Budi.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di sepanjang pesisir pantai Pamekasan agar lebih waspada.
"Kami juga meminta agar masyarakat bisa mengikuti perkembangan terkini melalui media, dan sumber resmi terpercaya," katanya.
Baca Juga: Pilkades Serentak Pamekasan Dijadwalkan April 2022
Sumber: Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Napas Sesak di Tengah Malam: Warga Plemahan Jombang Geruduk Pabrik Plastik yang Mencemari Lingkungan
-
3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Sembunyikan Sabu di Area Vital, Wanita Ini Tak Berkutik di Tangan Petugas Lapas Surabaya
-
Gara-gara Beda Baju, 2 Pemuda di Surabaya Dikeroyok Kelompok Perguruan Silat